<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10007">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Museum Sejarah Pengasingan Soekarno Di Kabupaten Ende Dengan Pendekatan Arsitektur Ikonik]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IDA HUBERTIN KEDHI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES WILHELMUS DOMINIKUS KAPILAWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSVITAYATI UMBU NDAY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Wilhelmus Dominikus Kapilawi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosvitayati Umbu Nday</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanuel N Mbake</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVIII + 73 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Ende memiliki potensi sebagai kota sejarah pengasingan Soekarno yang menghasilkan pancasila sebagai dasar negara, sehingga terdapat beberapa situs sejarah di kota Ende yang dikunjungi masyarakat dalam upaya mengetahui kisah  pengasingan. Namun rumah museum yang merupakan salah satu situs yang sering dikunjungi tidak dapat mewakili kisah secara menyeluruh, juga beberapa situs tidak diketahui oleh masyarakat serta sulit ditemui. Maka untuk memenuhi kebutuhan terkait kisah sejarah disediakan beberapa fasilitas melalui perancangan museum yang dapat menampung setiap situs.  Dalam perancangan museum digunakan metode glass box dengan pendekatan arsitektur ikonik sebagai acuan dalam perancangan, asitektur Ikonik merupakan karya arsitektur yang menjadi penanda tempat atau waktu era tertentu. Prinsip-prinsip arsitektur ikonik dikaji secara analisis kualitatif sesuai dengan metode glass box yang kemudian diterapkan kedalam bangunan. Perancangan museum dengan pendekatan arsitektur ikonik ini menghasilkan  bangunan lebih menojol dan memiliki daya tarik, serta desain unik yang memiliki keterkaitan terhadap pancasila dan kota Ende, sehingga adanya museum dapat menjadi tanda Ende sebagai tempat pengasingan Soekarno. Selain itu ruangan dalam museum memuat situs sejarah yang ditata mengikuti runtuttan waktu pengasingan, sehingga situs-situs dapat diketahui dan pengunjung merasakan alur peristiwa. Dengan bangunan yang ikonik pengunjung akan lebih mudah menjumpai museum, dan penyediaan fasilitas yang memuat situs dapat memenuhi kebutuhan dari pengunjung terkait sejarah. Bangunan ini merupakan pendukung dari rumah museum yang sudah ada, namun lebih mengutamakan fungsi edukasi serta rekreasi untuk menunjang kebutuhan pengunjung dalam aktivitas hiburan. Oleh karena itu hasil dari  perancangan ini terkait interior, eksterior (tapak) dan tampilan fasad bangunan. 
 Kata kunci : Museum, Ende, Arsitektur Ikonik.</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1706090052]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220927]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 KED P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13111" url="" path="/23201-S1-1706090052-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perancangan Museum Sejarah Pengasingan Soekarno Di Kabupaten Ende Dengan Pendekatan Arsitektur Ikonik.]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Arsitektur.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10007]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-02 16:47:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-03 08:56:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>