<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10013">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Pusat Budidaya Dan Pengolahan Tanaman Herbal Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Di Kabupaten Timor Tengah Utara]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERLIND BALUKH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSVITAYATI UMBU NDAY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosvitayati Umbu Nday</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Theodora M. C. Tualaka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVII + 105 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kabupaten Timur Tengah Utara memiliki potensi terhadap tanaman-tanaman herbal yang telah menjadi alternatif pengobatan masyarakat setempat guna memenuhi kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan, sehingga terdapat tanaman-tanaman herbal yang sudah kerap dilindungi karena terancam kepunahannya. Maka dari itu pada Kabupaten Timur Tengah Utara terdapat beberapa cagar alam yang di buat guna melindungi tanaman-tanaman herbal yang sudah terbilang cukup langka serta tempat bagi tanaman herbal khas daerah Timur Tengah Utara. Pada penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan, masyarakat Timur Tengah Utara menggunakan cara pengolahan juga alat seadanya. Maka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait fasilitas kesehatan juga pengetahuan yang lebih lagi mengenai tanaman herbal di Kabupaten Timur Tengah Utara yang memiliki potensi sebagai alternatif pengobatan disediakan fasilitas melalui Perancangan Pusat Budidaya dan Pengolahan Tanaman Herbal yang dapat memberi edukasi, pengolahan juga produksi tanaman-tanaman herbal menjadi produk yang siap untuk digunakan. Dalam Perancangan Pusat Budidaya dan Pengolahan Tanaman Herbal di Kabupaten Timur Tengah Utara digunakan pendekatan arsitektur hijau sebagai pola memandang dalam merancang sebuah bangunan yang masih tetap melihat lingkungan alam, pengguna bangunan serta energi pada bangunan sebagai salah satu objek penting dalam merancang. Prinsip-prinsip arsitektur hijau telah dikaji secara kualitatif sesuai dengan pendekatan arsitektur hijau sehingga prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan pada bangunan. Hasil Perancangan bangunan terdapat 3 fasilitas utama yakni dari fasilitas pembibitan, penumbuhan, dan pengolahan tanaman. Selain itu fasilitas ini juga akan dilengkapi oleh fasilitas penunjang seperti kafe, restoran, klinik kecantikkan dari bahan tanaman herbal, apotek, area pameran produk herbal, dan sebagainya, yang mampu menjadi wadah bagi masyarakat Kabupaten Timur Tengah Utara agar lebih memperhatikan gaya hidup sehat juga pentingnya membudidayakan dan melestarikan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan juga kecantikkan. Dari perancangan ini tidak hanya aspek alam tetapi aspek masyarakat bagaimana masyarakat ikut serta dalam membudidayakan dan melestarikan herbal dalam kesehariannya. Keikutsertaan masyarakat juga diharapkan dapat membantu perekonomian dari masyarakat setempat.</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1706090054]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220926]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 BAL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13119" url="" path="/23201-S1-1706090054-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perancangan Pusat Budidaya Dan Pengolahan Tanaman Herbal Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Di Kabupaten Timor Tengah Utara]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Arsitektur.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10013]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-02 17:50:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-03 09:06:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>