<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10018">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan Presiden Dan Dewan Pertimbangan Presiden Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Menurut Uud 1945]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mario Alfrido Nuca</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Kotan Y. Stefanus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cyrilius W.T Lamataro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kotan Y. Stefanus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Cyrilius W.T Lamataro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 62 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dalam struktur ketatanegaraan Negara Republik Indonesia merupakan lembaga negara yang menggantikan Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Wantimpres dibentuk berdasarkan ketentuan Pasal 16 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hasil amandemen keempat Tentang Presiden membentuk suatu Dewan Pertimbangan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden, yang selanjutnya diatur dalam undang-undang. Tugas dan wewenang Wantimpres diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 Tentang Dewan Pertimbangan Presiden.Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif yakni penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder belaka,yakni penelitian yang dilakukan dengan melihat hubungan Presiden dan Dewan Pertimbangan Presiden dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Menurut UD 1945. Rumusan Masalah dalam penelitian ini(1) Bagaimanakah hubungan Presiden dan Dewan Pretimbangan Presiden dalam Penyelenggaraan Pemerintahan menurut UUD 1945? (2) Apakah pertimbangan atau nasihat dari Dewan Pertimbangan mengikat Presiden? Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: (1) Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dalam struktur ketatanegaraan Negara Republik Indonesia merupakan lembaga Negara pembantu Presiden, yang berkedudukan di bawah Presiden. Kedudukan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sejajar dengan Menteri Sekretaris Negara dan membantu Presiden sebagai Kepala Pemerintahan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Indonesia.(2) Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sebagai lembaga negara Pembantu Presiden sehingga nasihat dan pertimbangan yang diberikan kepada Presiden sebagai Kepala Pemerintahan tidak mengikat Presiden akan tetapi perlu diperhatikan dengan sungguh-sungguh karena Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) beranggotakan orang-orang yang berkapisitas di bidang-bidangnya masingmasing. Isi nasihat danpertimbangansebaiknyajugatidaksemuadirahasiakan,sebagaibukti transparansi dan akuntabilitas lembaga wantimpres terhadap publik. Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) merupakan lembaga negara pembantu Presiden dalam menjalankan fungsi Presiden sebagai Kepala Pemerintahan.
Kata Kunci: Presiden, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010647]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221014]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 RIO H]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13125" url="" path="/74201-S1-1802010647-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[HUBUNGAN PRESIDEN DAN DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN MENURUT UUD 1945]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[htn.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10018]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-02 18:44:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-03 11:14:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>