<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1012">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Pidana Adat Terhadap Pengrusakan Tempat Ritual Marapu (Erri)Yang Dilakukan Oleh Masyarakat Adat  Di  Desa Kelembu  Kanaika Kecamatan Wewewa Baratkabupaten Sumba Barat Daya]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MIKAEL BILI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DAUD DIMA TALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ORPA GANEFO MANUAIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nikolas Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Daud Dima Talo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 63 hlmn]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dilakukannya penelitian adalah. (1) Untuk Mengetahui aturan Adat yang mengatur dalam proses  penyelesaikan pengrusakan Tempat Ritual Marapu (Erri)yang dilakukan oleh Masyarakat Adat Di Desa Kelembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya (2) Untuk Mengetahui Faktor penghambat dalam penyelesaian terhadap kasus pengrusakan Tempat Ritual Marapu (Erri) yang dilakukan oleh Masyarakat Adat Di Desa kelembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya.Penelitian ini bersifat Yuridis-empiris. Aspek-aspek yang diteliti adalah: Aturan Adat yang mengatur penyelesaian pengrusakan Erri masyarakat Lokal Di Desa Kelembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat daya. Penerapan. Aturan pidana Adat terhadap pengrusakan Erri dalam masyarakat Lokal Di Desa Kelembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat daya, Faktor Penghambat dalam penyelesaian pengrusakan Erri dalam masyarakat Lokal Di Desa Kelembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat daya. berdasarkan realita yang terjadi di tempat penelitian yang menggunakan metode penafsiran hukum yang terlihat dengan perubahan yang diteliti.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan: Aturan Tempat Ritual Marapu (Erri), Aturan dalam Pengrusakan  Tempat Ritual  Marapu ( Erri) Di Desa Kalembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat, Pembentukan Aturan Tempat Ritual Marapu, Sejarah Tempat Ritual Marapu ( Erri), Bentuk-Bentuk Pemujaan Ritual  Marapu, Adat Istiadat dan Kebudayaan Desa Kalembu Kanaika, Penerapan Hukum  Terhadap Pengrusakan Tempat Ritual Marapu, Sanksi  Adat Bagi Yang Melakukan Pengrusakan, Dalam peroses penyelesaian kasus pengrusakan Erri ada Aturan-aturan yang harus di taati sebagai wujud ketaatan masyarakat. Aturan itu berbentuk larangan dari kepala suku, Denda dalam bentuk hewan dan  aturan yang menghendaki agar masyarakat tidak lagi melakukan pengrusakan tempat ritual Marapu Hubungan  Hukum Adat dan Hukum  Positif , Saran: Perlu adanya kerjasama yang baik antara aparat Desa dan masyarakat serta  selalu memberikan  sosialisasi dan peyuluhan-penyuluhan hukum adat agar dapat memberikan pemahaman terkait masalah pengrusakan Erri. Sehingga masyarakat dapat memehami dan saling menjaga tempat ritual marapu supaya secalan dengan aturan hukum adat yang berlaku, Setiap kepala suku dan tokoh masyarakat harus saling bekerja dengan aparat Desa sehingga sama-sama dapat melindungi tempat ritual Marapu sehingga tidak terjadi lagi ketidakseimbangan hukum dalam masayarakat adat di Desa Kalembu Kanaika Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1702010426]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210503]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 BIL T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1481" url="" path="/74201-S1-1702010426-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Pidana Adat Terhadap Pengrusakan Tempat Ritual Marapu (Erri)Yang Dilakukan Oleh Masyarakat Adat  Di  Desa Kelembu  Kanaika Kecamatan Wewewa Baratkabupaten Sumba Barat Daya]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1012]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-04 22:18:36]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-06 02:13:01]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>