<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10148">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Teknik Penyidikan Undercover Buying Dan Controlled Delivery Serta Faktor Penyebab Penyalahgunaannya Dalam Tindak Pidana Narkotika Dan Psikotropika Di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CHERLY ENDANG CEICILIA EOH NDOLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam penerapan teknik penyidikan undercover buying dan controlled delivery tidak sedikit oknum kepolisian yang dalam penyamaran, yang merupakan salah satu bagian dari prosedur penggunaan teknik undercover buying dan controlled delivery, menyalahgunakan maksud sebenarnya teknik ini untuk secara mudah mendapatkan narkotika dengan diam-diam dan terjerumus dalam obat-obat terlarang serta menjadi kecanduan. Hal ini semakin mudah karena dalam penyamaran mereka menggali dan tahu dengan jelas jalur pemesanan barang tersebut. Tidak jarang harus mencoba narkotika agar tidak dicurigai selama penyamaran (undercover agent). Tak jarang pula menjadi kecanduan mengingat efek buruk narkotika. Permasalahan pokok dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana penerapan teknik penyidikan undercover buying dan controlled delivery? (2) Apakah faktor penyebab penyalahgunaan teknik penyidikan tersebut di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur?
Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian empiris sehingga sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara kepada narasumber dan data sekunder dengan mendatangi tempat atau objek untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Penerapan teknik undercover buying dan controlled delivery secara berturut-turut diawali dengan teknik penyelidikan observasi, surveillance, undercover, undercover buying atau controlled delivery. (2) Faktor penyebab penyalahgunaannya ada pada kewenangan bebas penyidik, menyalahgunakan surat perintah dan tidak diterapkan dengan baik batas kewenangan dalam teknik tersebut.
Berdasarkan penelitian ini, maka peneliti menyarankan agar setiap anggota kepolisian harus berkomitmen menjaga etika profesi polri, memperhatikan Batasan dalam penggunaan teknik penyidikan dan melakukan tes urine secara berkala dan melakukan rehabilitasi.

Kata kunci: Penerapan teknik penyidikan, Undercover buying, Controlled delivery, Narkotika dan Psikotropika, Faktor Penyebab</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010171]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221027]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 CEI P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13293" url="" path="/74201-S1-1802010171-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Penerapan Teknik Penyidikan Undercover Buying Dan Controlled Delivery Serta Faktor Penyebab Penyalahgunaannya Dalam Tindak Pidana Narkotika Dan Psikotropika Di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10148]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-04 17:59:11]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-05 09:40:04]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>