<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10214">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Kriminologis Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Yang Tidak Menyalakan Lampu Utama Pada Siang Hari Oleh Pengendara Sepeda Motor Di Wilayah Hukum Polres Kupang Kota]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GENESIS P. FANGIDAE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THELMA S M KADJA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thelma S M Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XI + 53 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sebagai salah satu negara berkembang dan ingin maju, tentunya Indonesia berusaha untuk menyesuaikan diri dan mengikuti perkembangan dalam segala bidang. Hal ini sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknonlogi (IPTEK) di era globalisasi yang serba modern saat ini. Perkembangan teknologi yang semakin pesat juga berbanding lurus dengan jumlah kendaraan yang ada di lingkungan masyarakat guna menunjang transportasi. Semakin banyaknya jumlah kendaraan maka semakin tinggi pula resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Kecelakaan dapat terjadi karena berbagai faktor, penyebab yang paling banyak akibat kecerobohan pengendara itu sendiriseperti tidak menyalakan lampu pada siang hari. Salah-satu kasus kecelakaan yang pernah terjadi di Kota Kupang yaitu kasus yang dialami oleh Hendrik pada tanggal 12 januari 2021 di jalan W.J Lalamentik pada siang hari. Kecelakaan bermula dari Hendrik yang sedang mengendarai sepeda motor secara terburu-buru melintas dari jalan rumahnya karena cuaca pada saat itu telah mendung dan akan turun hujan sehingga cukup gelap, saat melintas dari cabang rumahnya menuju jalan W.J Lalamentik, Hendrik melihat sisi kiri dan kanan tampak kosong dan Hendrik  mengendarai kendaraannya masuk ke jalan utama W.J Lalamentik, saat masuk ke jalan utama Hendrik kaget tiba-tiba di tabrak dari sisi kanan sehingga terhempas ke sisi kiri dan mengakibatkan luka ringan di sekujur badannya. Adapun rumusan masalah sebagai berikut: (1) Faktor apakah yang menjadi penyebab pengendara kendaraan bermotor roda 2 tidak menyalakan lampu pada siang hari? (2) Bagaimana upaya pihak kepolisian dalam hal menanggulangi pengendara kendaraan bermotor roda 2 yang tidak menyalakan lampu pada siang hari? Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang mana datanyadiperoleh secara langsung di lokasi penelitian. Lokasi penelitian tersebutadalah Kepolisian Resort Kupang Kota. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) faktor penyebab tidak menyalakan lampu pada siang hari adalah pengetahuan tentang aturan yang rendah, kebiasaan tidak menyalakan lampu pada siang hari, lingkungan tempat berkedara, dan kurangnya perhatian dari aparat penegak hukum. (2) Upayapenanggulangan yang di lakukan kepolisian adalah upaya preventif yaitu melakukan sosialisasi tentang lalu lintas dan upaya Represif yaitu penindakan teguran dan penilangan. Saran dari penulis yaitu (1) Bagi masyarakat sebelum bekendara sebagaiknya membaca dan memahami aturan mengenai lalu lintas dulu agar terhindar dari kecelakaan. (2) Bagi kepolisian sebaiknya dalam menindak jangan hanya menegur saja tapi di berikan sanksi tegas berupa penilangan.
Kata kunci : Lampu, Sepeda Motor dan Siang Hari</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010395]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221021]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 FAN T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13365" url="" path="/74201-S1-1602010395-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS YANG TIDAK MENYALAKAN LAMPU UTAMA PADA SIANG HARI OLEH PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI WILAYAH HUKUM POLRES KUPANG KOTA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_PIDANA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10214]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-10 14:41:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-14 09:02:08]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>