<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10275">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Terhadap Pertimbangan Hakim Banding  Yang Memutus Bebas Para Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana (Studi Putusan Nomor:]]></title>
<subTitle><![CDATA[17&#47;Pid&#47;2018&#47;Pt.Kupang Dan Nomor:18&#47;Pid&#47;2018&#47;Pt.Kupang.)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Juang Viansa Putra Rihi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jimmy Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Thelma S. M. Kadja, SH.,MH. - 19581017 198803 2 001</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 64 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pertimbangan hakim merupakan aspek terpenting dalam menentukan terwujudnya nilai dari suatu putusan hakim yang mengandung keadilan (ex aequo et bono) dan mengandung kepastian hukum. Disamping itu juga mengandung manfaat bagi para pihak yang bersangkutan sehingga pertimbangan hakim ini harus disikapi dengan teliti, baik, dan cermat. Dasar hakim dalam menjatuhkan putusan pengadilan perlu didasarkan kepada teori dan hasil penelitian yang saling berkaitan sehingga didapatkan hasil penelitian yang  maksimal dan seimbang dalam tataran teori dan praktek.    Berdasarkan  perkara tersebut  maka  peneliti  mengambil  masalah  pokok sebagai berikut: Apa yang menjadi pertimbangan  Hakim Pengadilan Tinggi Kupang memutus   bebas   para   terdakwa pembunuhan   berencana?   (Putusan   Nomor   17 /PID/2018/PT.Kupang dan Nomor 18 /PID/2018/PT.Kupang.). penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yang menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian, lokasi dalam Penelitian ini adalah Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Kupang. Aspek penelitian yang diteliti yaitu  pertimbangan hakim dalam mejatuhkan suatu putusan bebas kepada pelaku pembunuhan berencana. Hasil penelitian: Menurut Pasal 191 ayat (1) KUHAP :"jika pengadilan berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan di sidang kesalahan terdakwa atas perbuatan yang didakwakan kepadanya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, maka terdakwa diputus bebas". Dalam penjelasan Pasal 191 ayat (1) KUHAP tersebut dikatakan bahwa : "yang dimaksud dengan "perbuatan yang didakwakan kepadanya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan" adalah tidak cukup terbukti menurut penilaian  hakim atas  dasar  pembuktian  dengan  menggunakan  alat  bukti  menurut ketentuan hukum acara pidana ini". Sebagai Hakim tingkat banding harus lebih cermat didalam memeriksa dan memutuskan   suatu   perkara   yang   dilimpahkan   kepadanya   agar   benar-benar putusannya telah memenuhi rasa keadilan, karena bagi seorang hakim putusan adalah mahkota  dan  Seorang  Hakim  harus    memperbaiki kinerjanya  dalam  hal  kualitas putusannya agar putusannya   dikuatkan oleh   hakim di tingkat  yang  lebih tinggi bukan dibatalkan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1702010226]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221024]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Rih T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13446" url="" path="/74201-S1-1702010226-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Terhadap Pertimbangan Hakim Banding  Yang Memutus Bebas Para Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana (Studi Putusan Nomor:17/Pid/2018/Pt.Kupang Dan Nomor:18/Pid/2018/Pt.Kupang.)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10275]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-12-12 13:49:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-09 08:06:54]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>