<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10334">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN  MENCUCI TANGAN, MENJAGA JARAK, MEMAKAI MASKER SELAMA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Di Rt 009 Rw 003  Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nikola Nurtina Ana Sanur</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JOSEP EMANUEL JELAHUT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Josep Emanuel Jelahut</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hildigardis M I Nahak</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[1]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Lembaga Penerbit]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 75 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker yang mana hal tersebut bertujuan untuk mencegah penularan virus corona semakin meluas. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan melalui dengan purposive sampling, yakni informan yang dipilih adalah orang yang dianggap paling memahami masalah yang diteliti. Informan dalam penelitian ini terdiri dari10 orang. Sumber data diperoleh melalui data primer yaitu masyarakat di RT 009/RW 003. Sedangkan data primernya diperoleh dari data dan dokumen-dokumen RT 009/RW 003 Desa Penfui Timur yang kemudian dianalisis dengan tiga tahap yakni data reduction, data display, dan verification. Berdasrkan hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan protokol kesehatan 3M menunjukan hasil yang efektif dimana masyarakat memahami bahaya dari virus covid-19 serta cara mengatasinya dengan mendisiplinkan diri dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesadaran diri masyarakat dalam mencegah penyebaran virus. Selain itu karena adanya aturan dari pemerintah yang menuntut masyarakat untuk patuh. Masyarakat memahami tujuan dan fungsi dari protokol kesehatan yaitu bisa beraktivitas secara aman. Di samping itu ada faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan  yaitu pendidikan dan pengetahuan, motivasi, persepsi manfaat. Namun tidak semua masyarakat mematuhi protokol kesehatan 3M. Faktor yang menjadi penyebab ketidakpatuhan masyarakat seperti faktor budaya dan lingkungan. Ada sebagian orang yang merasa kurang nyaman ketika memakai masker dan ada juga yang tidak memakai masker karena meniru orang-orang disekitarnya sehingga menyebabkan ketidakpatuhan. Untuk itu diperlukan  hukum yang tegas dari pemerintah bagi masyarakat yang melanggar penerapan protokol kesehatan serta berpartisipasi dalam menciptakan suasana lingkungan yang mendorong terciptanya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian program pemerintah yang menghendaki masyarakat patuh dalam menerapkan protokol kesehatan terwujud.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803030165]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221109]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 San K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13692" url="" path="/69201-S1-1803030165-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN  MENCUCI TANGAN, MENJAGA JARAK, MEMAKAI MASKER SELAMA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Di Rt 009 Rw 003  Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10334]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-12-28 19:49:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-09 08:36:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>