<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10411">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Kriminologis Terhadap Pencurian Ternak Di Kabupaten Sumba Barat Daya]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Berlian Eureca Horo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BHISA VITUS WILHELMUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XI + 66 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kejahatan merupakan fenomena sosial dan historis yang tidak mungkin dapat tuntas dibicarakan dari waktu ke waktu, karena kejahatan senantiasa tumbuh dan  berkembang  sejalan dengan perkembangan masyarakat.Semakin  kompleks kehidupan  manusia,  semakin  beragam  pula  jenis  kejahatan  yang muncul.Pencurian  ternak  merupakan  fenomena  sosial  yang  sudah  sejak  lama terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya.Tindakan pencurian ternak terjadi bukan tanpa alasan, hal tersebut terjadi karena banyaknya permintaan ternak baik untuk kebutuhan kosumsi maupun kebutuhan budaya, yang akhirnya membuat para sindikat pencurian melihat peluang untuk mendapatkan penghasilan dari tindakan pencurian ternak tersebut.Para sindikat pencurian ternak ini pun semakin berkembang dari tahun ke tahun.Hal ini dapat dilihat dari tindakan mereka yang semakin terorganisir, modus-modus yang digunakan dan teknik-teknik menghilangkan  tanda  atau  jejak  pada  ternak  curian  yang  semakin  terampil sehingga aparat penegak hukum mengalami kesulitan dalam melakukan penyelidikan. Masalah pokok yang dibicarakan dalam penelitian ini yaitu: (1)Apakah yang menjadi faktor penyebab terjadinya tindak pencurian ternak di Kabupaten Sumba  Barat  Daya?  Dan(2)Apakah  tindakan  yang  dilakukan  aparat  penegak hukum dalam upaya penanggulangan tindak pencurian ternak di kabupaten Sumba Barat Daya?Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian empiris yaitu dengan menggunakan wawancara secara langsung dilapangan untuk mendapatkan Data Sistematis secara Deskriptif Kualitatifsebagai sumber utama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) Bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pencurian ternak di Kabupaten Sumba Barat Daya adalah; faktor ekonomi,  faktor  kebudayaan,  faktor  lingkungan  masyarakat  dan  rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM). (2)Beberapa upaya sudah dilakukan aparat penegak hukum dalam upaya penanggulangan pencurian ternak seperti memberi himbauan  dan  sosialisasi  kepada  masyarakat  namun  masih  saja  terdapat hambatan   baik dari dalam lembaga   maupun dari luar. Diharapkan dengan dilakukan patroli secara rutin, peningkatan sistem keamanan pemeliharaan ternak, pemeriksaan KTP Ternak, pemasangan chip pada ternak dan pemberatan masa hukuman  dapat  menanggulangi  tindak  pencurian  ternak  di  Kabupaten  Sumba Barat Daya.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010469]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221031]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Hor T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13604" url="" path="/74201-S1- 1802010469-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Kriminologis Terhadap Pencurian Ternak Di Kabupaten Sumba Barat Daya]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10411]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-06 13:03:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-11 08:04:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>