<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10655">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Proses Pelaksanaan Diversi bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian oleh Penyidik di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Kupang Kota]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Melania Jumima Bolla</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RENY REBEKA MASU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ishak Alfred Tungga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Reny Rebeka Masu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 55]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Proses Pelaksanaan Diversi Bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian Oleh Penyidik Di Wilayah Hukum Polres Kupang Kota. Oleh: Melania Jumima Bolla. Dibimbing Oleh Reny Rebeka Masu, sebagai Pembimbing I, dan A. Resopijani, sebagai Pembimbing II.Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.. Tindak pidana yang dilakukan oleh anak di atur dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang di mana harus di selesaikan secara damai melalui proses diversi, dengan melihat prinsip pelindungan anak yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak yang berkonflik dengan hukum. Kepolisian selaku penyidik diberikan wewenang untuk melakukan diversi dikarenakan kedudukan kepolisian sebagai lembaga penegak hukum pertama dan langsung bersinggungan dengan masyarakat. Diversi diberlakukan terhadap anak yang telah berumur 12 tahun tetapi belum berumur 18 tahun dan bukan merupakan pengulangan tindak pidana. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: (1) Bagaimanakah proses pelaksanaan diversi bagi anak pelaku tindak pidana pencurian oleh penyidik di Wilayah hukum Polres Kupang Kota? (2) Apakah Kendala-kendala yang dihadapi oleh penyidik dalam melaksanakan diversi bagi anak yang melakukan tindak pidana pencurian di Wilayah hukum Polres Kupang Kota?. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis-empiris, yakni mengkaji dan menganalisis pelaksanaan secara hukum yang ada dilapangan penelitian.Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pelaksanaan diversi di Kepolisian Resort Kupang Kota telah mampu menjadi fasilitator untuk menjembatani kepentingan bagi kedua belah pihak dan memberikan dukungan terhadap proses perlindungan terhadap anak, yang mana pihak korban diberikan kesempatan menyampaikan tentang kerugian yang dideritanya sementara pihak anak menyampaikan sebab-sebab dan alasan melakukan tindak pidana, sehingga kedua belah pihak dapat bermusyawarah untuk menentukan penyelesaian yang terbaik bagi semuanya baik itu pihak korban maupun pelaku. (2) Kendala yang dihadapi penyidik dalam pelaksanaan diversi di wilayah hukum Polres Kupang Kota terdapat beberapa faktor baik internal maupun eksternal, diantaranya ialah perkara baru menghambat perkara lama, kurangnya jumlah penyidik, pihak korban yang ingin meneruskan perkara sampai ke Pengadilan dan permintaan korban yang susah untuk dipenuhi. 

Kata Kunci: Anak, Diversi, Tindak Pidana Pencurian.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010034]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221222]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 MJB P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13896" url="" path="/74201-S1-1802010034-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Proses Pelaksanaan Diversi bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian oleh Penyidik di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Kupang Kota]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_bag._hukum_acara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10655]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-11 21:04:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-18 09:05:54]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>