<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1078">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 31&#47;Puux&#47;2012 Tentang Kewenangan BPKP Dalam Pemeriksaan Dan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIANO MEDIANTARA ATMAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARYONO YOHANES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAFAEL R TUPEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>David Y Meyners</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Saryono Yohanes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 84 hlmn]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek Hukum Tata Negara mengenai
dasar pertimbangan hukum dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 31/PUUX/2012 danakibat dari pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 31/PUUX/2012 terhadap lembaga penyelidikan lainnya.
Penelitian ini bersifat penelitian yuridis normatif.Pengumpulan data dilakukan
dengan metode penelitian kepustakaan melalui data-data yang berkaitan dan bukubuku serta peraturan terkait yang berkaitan dengan topik penelitian.Selanjutnya, data
yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif.
Berdasakan hasil penelitian menunjukan bahwa Jika diuji berdasarkan asas dan
norma hukum maka BPKP tidak mempunyai kewenangan dalam melakukan
perhitungan kerugian keuangan negara dalam perkara korupsi dalam Putusan
Mahkamah Konstitusi Nomor 31/PUU-X/2012. Berdasarkan Pasal 10 ayat (1) UU BPK
menyatakan secara jelas bahwa BPK yang berhak menilai dan menetapkan kerugian
keuangan negara. BPKP tidak mempunyai dasar hukum yang tegas untuk melakukan
perhitungan kerugian keuangan Negara. Adanya Putusan MK Nomor
31/Puu-X/2012 hakikatnya menciptakan kepastian hukum dan perlindungan hukum
kepada semua pihak dalam proses yang menyangkut kerugian negara. Hal ini dilandasi
berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi yang menguatkan kedudukan dan
kewenangan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan untuk dapat melakukan
audit investigasi, berdasarkan Keputusan Presiden No. 103 Tahun 2001 Jo.PP. No. 60
Tahun 2008. Seharusnya Mahkamah Agung atau Kejaksaan Agung perlu membuat
himbauan untuk menunjuk BPK sebagai lembaga auditor yang berdasarkan Undangundang dan perlu adanya evaluasi terkait sistem pengawasan keuangan negara.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010199]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210223]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 ATM I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1533" url="" path="/74201-S1-1602010199-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 31/Puux/2012 Tentang Kewenangan BPKP Dalam Pemeriksaan Dan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1078]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-06 23:30:08]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-07 13:04:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>