<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1087">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tanggung jawab kepaniteraan pengadilan dalam memberikan perlindungan terhadap keamanan administrasi perkara yang menggunakan sistem peradilan e-court.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jimmy Setiawan Natalianto Daud</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAROLUS KOPONG MEDAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Saryono Yohanes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Markus Y. Hage</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[viii + 72 hml]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Administrasi perkara di pengadilan secara eletronik (e-court) berdampak langsung bagi para advokat di Indonesia. Pasal 4 ayat 3 Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 mengatur tentang persyaratan registrasi advokat dalam berperkara melalui e-court. Tanggung jawab panitera adalah sebagaimana Pasal 101 Undang-undang No.7 tahun 1989 dan Pasal 63 Undang-undang No.2 tahun 1986. 
Tanggung jawab panitera tentang administrasi perkara secara elektronik terdapat dalam BAB IV tentang tata kelola administrasi perkara pasal 18, pasal 19, dan pasal 21  Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2018. 
Administrasi perkara yang menggunakan sistem peradilan e-court sudah diwajibkan dan mulai berlaku di Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A sejak januari 2020. Dalam hal keamanan administrasi perkara e-court, panitera perdata dibantu staf IT PTIP (perencanaan, teknologi informasi dan pelaporan) Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan yang terjadi dalam beberapa pendaftaran gugatan menggunakan e-court di Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A yaitu pengetahuan teknologi beberapa advokat untuk melakukan scanner unggah gugatan dan surat kuasa khusus. Beberapa advokat mengupload gugatan dan surat kuasa khusus bukan dalam bentuk word tapi dalam bentuk gambar. Penelitian ini dilakukan metode yuridis empiris dengan bentuk penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan atau melukiskan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya dan penelitian ini juga menggunakan metode normatif dimana data yang digunakan yaitu data sekunder berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen dan berbagai berita di internet yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang diteliti.


Kata Kunci : e-court, tanggung jawab panitera dan hambatan menggunakan e-court.</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1711040019]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210208]]></identifier><departementID><![CDATA[Pascasarjana Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Kue S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1566" url="" path="/70213-S2-1711040019-2021-Tesis.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tanggung jawab kepaniteraan pengadilan dalam memberikan perlindungan terhadap keamanan administrasi perkara yang menggunakan sistem peradilan e-court.]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Tesis_Ilmu_Hukum.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1087]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-07 21:14:44]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-07 22:09:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>