<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11101">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM SERTA PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI KECAMATAN KOTA ATAMBUA, KABUPATEN BELU]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jovan Alexander</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS A KIAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nikolas Manu, S.H.,M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nikolas Manu, S.H.,M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Rudepel Petrus Leo, S.H., M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 64 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perjudian merupakan salah satu penyakit masyarakat yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar kita. Perjudian adalah permainan dimana pemain bertaruh untuk memilih satu pilihan diantara beberapa pilihan, dan hanya satu pilihan saja yang benar dan menjadi pemenang. Oleh karena itu perjudian harus ditanggulangi secara Rasional.  Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah upaya kepolisian dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana perjudian? dan    (2) Bagaimanakah persepsi masyarakat terhadap tindak pidana perjudian di Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu?
 Penelitian ini merupakan penelitian empiris yaitu penelitian hukum yang menganalisis tentang penerapan hukum dalam kenyataannya terhadap individu, kelompok, masyarakat, lembaga hukum dalam masyarakat dengan menitikberatkan pada perilaku individu atau masyarakat, organisasi atau lembaga hukum dalam kaitannya dengan penerapan atau berlakunya hukum. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data Primer merupakan sumber yang diperoleh langsung dari lapangan yang meliputi keterangan atau data hasil wawancara kepada pejabat yang berwenang dalam hal penanggulangan tindak pidana perjudian di wilayah hukum Polres Belu Kabupaten Belu. Data Sekunder sebagai data pendukung yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.
 Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis diketahui bahwa  (1)  Upaya Kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perjudian dilakukan dengan upaya preemtif, upaya preventif dan upaya represif. Dalam penanggulangannya Kepolisian mempunyai beberapa kendala yaitu kurangnya kepedulian dan kesadaran masyarakat, adanya pengamanan dari oknum-oknum tertentu dan pelaku melarikan diri. (2) Persepsi masyarkat terhadap perjudian ialah sebagian masyrakat perjudian dipandang sebagai sebuah hiburan dan kebiasaan di dalam masyarakat. Hendaknya anggota Kepolisian Polres Belu beserta jajarannya meningkatkan peran pembinaan terhadap warga masyarakat agar masyarakat paham mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari perjudian.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010283]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221209]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Ale E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14415" url="" path="/74201-S1-1802010283-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM SERTA PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI KECAMATAN             KOTA ATAMBUA, KABUPATEN BELU]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11101]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-19 13:36:02]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-25 11:36:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>