<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11250">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EKSISTENSI BUDAYA DODO PADA MASYARAKAT MANGGARAI  (Studi Kasus Tentang Budaya Dodo Pada Kegiatan Produksi Pertanian di  Desa Sita Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSISKUS X. E SARMINTO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 62 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dodo adalah salah satu budaya pada masyarakat Manggarai yang diwariskan 
secara turun-temurun, dimana Dodo merupakan cara masyarakat untuk 
mengimplementasikan filosofi gotong royong dalam bekerja. Dodo kini pelan-
pelan semakin memudar karena masuknya perkembangan teknologi yang 
mempermudah dalam mengerjakan lahan pertaniannya serta perubahan sistem 
pembayaran upah menggunakan uang kertas. Masalah pokok dalam penelitian ini 
adalah yang pertama bagaimana eksistensi budaya Dodo, dan yang kedua faktor 
penyebab memudarnya budaya Dodo dan solidaritas masyarakat petani pada 
masyarakat manggarai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan 
menganalisis eksistensi budaya Dodo, dan yang kedua untuk mengetahui faktor 
penyebab memudarnya budaya Dodo. Untuk menganalisis masalah ini teori yang 
digunakan adalah teori solidaritas sosial dari Emile Durkheim. Pendekatan yang 
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik penentuan 
informan dalam penelitian ini adalah Purposive sampling. Informan dalam 
penelitian ini ada 8 informan. Penelitian ini dilakukan di Desa Sita Kecamatan 
Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur. Hasil dari penelitian ini menunjukan 
bahwa Eksistensi budaya Dodo dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu masuknya 
perkembangan teknologi pertanian yang mempermudahkan masyarakat dalam 
menyesaikan pekerjaan dan solidaritas masyarakat sudah mulai berkurang. 
Sebelum masuknya teknologi pertanian masyarakat mengerjakan lahan pertanian 
secara bergotong- royong, sedangkan eksistensi budaya Dodo setelah masuknya 
teknologi pertanian beralih menggunakan alat teknologi dalam menyelesaikan 
pekerjaan dan dibayar dengan upah. Ada beberapa faktor penyebab memudarnya 
eksistensi budaya Dodo dan solidaritas masyarakat petani Desa Sita (1) Masuknya 
alat teknologi pertanian (2)Perubahan sikap masyarakat petani terhadap 
kepentingan bersama dalam kegiatan pertanian (3)Perubahan reorintasi eksistensi 
budaya Dodo dan solidaritas masyarakat petani terhadap kegiatan produksi 
pertanian. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa eksistensi 
budaya Dodo dan solidaritas masayarakat petani pada kegiatan produksi pertanian 
membajak sawah itu memudar dikarenakan masuknya alat teknologi pertanian dan 
berpengaruh pada perubahan sikap masyarakat petani yang acuh tak acuh akan 
kepentingan bersama. Dari hasil penelitian ini diharapkan untuk masyarakat dan 
pemerintah tetap menjaga dan melestarikan eksistensi budaya Dodo di Desa Sita 
Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030145]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221228]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosioogi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Sar F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14604" url="" path="/69201-S1-1703030145-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[EKSISTENSI BUDAYA DODO PADA MASYARAKAT MANGGARAI  (Studi Kasus Tentang Budaya Dodo Pada Kegiatan Produksi Pertanian di  Desa Sita Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11250]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-20 16:39:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-25 13:24:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>