<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11324">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS PERENCANAAN OBAT PADA ERA BPJS  KESEHATAN DI PUSKESMAS INERIE KECAMATAN  INERIE KABUPATEN NGADA TAHUN 2021]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WESESLAUS PAULUS SELO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUNTASIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RINA WATY SIRAIT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Muntasir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tadeus Andreas Lada Regaletha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rina Waty Sirait</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 76 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perencanaan adalah tahap terpenting dalam pemenuhan kebutuhan obat-obatan di pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Inerie ditemukan terjadi kekosongan obat untuk beberapa item obat tertentu. Perencanaan kebutuhan obat yang baik di puskesmas terdiri dari tahap pemilihan obat, kompilasi pemakaian obat, perhitungan kebutuhan obat, proyeksi kebutuhan obat, dan penyesuaian kebutuhan obat. Perencanaan obat yang kurang baik akan menyebabkan terjadinya kelebihan dan kekurangan obat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perencanaan obat pada Era BPJS Kesehatan di Puskesmas Inerie Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat dukument dan digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah yang dilaksanakan pada Puskesmas Inerie, Kabupaten Ngada. Informan penelitian yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kab. Ngada, Kepala Instalasi Farmasi Dinkes Kab. Ngada, Kepala Puskesmas Inerie, dan Kepala Pengelola Obat di Puskesmas.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, penelusuran dokumen dan observasi. Analisis data dilakukan dengan proses analisis isi dan analisis data dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemilihan obat di Puskesmas Inerie berdasarkan data dari LPLPO dan rekapan pola penyakit terbanyak. Kompilasi pemakaian obat dapat dilihat dari data LPLPO, laporan obat, stok obat, kertas resep harian dari data ini dapat diketahui berapa jumlah sisa stok, jumlah pemakaian, dan jumlah pengeluaran. Metode perhitungan kebutuhan obat yang digunakan Puskesmas Inerie adalah metode konsumsi. Proyeksi kebutuhan obat dilakukan dengan cara menentukan rancangan stok akhir, pengadaan obat tahun mendatang, anggaran, pengalokasian sumberanggaran yang dibuat dalam RKO (Rencana Kebutuhan Obat). Penyesuaian kebutuhan obat dilakukan berdasarkan kebutuhan dengan menaikan jumlah dari obat tersebut. Diharapkan agar Puskesmas Inerie dapat meningkatkan proses perencanaan kebutuhan dan dapat mengevaluasi masalah dalam pemilihan obat, serta menetapkan suatu kebijakan atau SOP kerja, sehingga mudah dalam menentukan obat yang tepat jenis dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan.</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1607010251]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221227]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 Sel W]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14688" url="" path="/13201-S1-1607010251-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS PERENCANAAN OBAT PADA ERA BPJS  KESEHATAN DI PUSKESMAS INERIE KECAMATAN  INERIE KABUPATEN NGADA TAHUN 2021]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[phpThumb_%281%29.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11324]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-21 20:49:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-27 08:54:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>