<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11398">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN PERILAKU SEKS  PRANIKAH PADA REMAJA (Studi Kasus Remaja Di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri,  Kabupaten Flores Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA MAGDALENA GURE HURINT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HOTLIF ARKILAUS NOPE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[ix + 65 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Seks pranikah pada remaja merupakan suatu fenomena yang semakin 
marak terjadi untuk itu orang tua harus ikut berperan dalam upaya 
mencegah hubungan seks pranikah. Fenomena ini terjadi pula pada 
remaja di desa Wailolong kecamatan Ile mandiri kabupaten Flores 
Timur dimana sebagai akibat dari perilaku tersebut banyak remaja di 
desa ini yang hamil di luar nikah. Permasalah dalam penelitian ini adalah 
1. Bagaimana Peran Orang tua dalam Pencegahan seks Pranikah pada 
remaja? 2. Bagaimana perilaku seks pranikah pada remaja di Desa
Wailolong? Tujuan dari Penelitian ini adalah 1.Untuk mengetahui dan 
mendeksripsikan bagaimana peran orang tua dalam pencegahan seks 
pranikah pada remaja, 2. Untuk mengetahui bagaimana perilaku seks 
pranikah pada remaja. Teori yang yang digunakan dalam penelitian ini 
yaitu teori peran yang dikembangkan oleh Robert Linton. Metode dalam
penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan 
kualitatif. Sumber data diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara 
dengan informan atau narasumber yang berjumlah 11 Orang, yang terdiri 
dari 6 orang tua, 5 orang remaja yang sudah punya pacar dan 2 pasangan 
remaja yang tinggal bersama tapi belum nikah Pengumpulan data dalam 
penelitian menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumen. 
Hasil dari Penelitian ini menunjukan bahwa: Peran orang tua dalam 
pencegahan seks pranikah yang dilakukan orang tua di Desa Wailolong 
Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores Timur berdasarkan perannya 
yaitu (1).Melakukan pengawasan yang di mulai dengan membangun 
komunikasi yang baik dengan anak remaja, berusaha menjadi teman 
cerita atau pendengar yang baik, tanya jawab atau shearing, tetapi 
sebagian orang tua masih kurang peduli, seperti sibuk serta masih 
menganggap tabu akan edukasi seks pada anak (2).Menanamkan nilai-
nilai agama, peran orang tua dalam hal ini mendaftar anaknya masuk 
dalam sekolah seminari serta mengajak anak untuk selalu mengikuti 
kegiatan rohani (3).Membatasi pergaluan remaja, peran orang tua dalam 
mencegah seks pranikah yaitu dengan membuat larangan seperti tidak 
boleh pacaran, tidak boleh keluar malam, membatsi penggunaan hp dan 
lain-lain. Namun sebagian orang tua malah membebaskan anak serta 
masih ada orang tua yang menganggap tabu edukasi seks pada remaja. 
Berikut perilaku seks pranikah remaja di desa Wailolong Kecamatan Ile 
Mandiri Kabupaten Flores Timur yaitu sebagian besar remaja yang sudah 
punya pacar di desa ini mengaku perna melakukan kontak fisik dengan 
pacarnya pada masa pacaran seperti ciuman, pelukan dan pegagang 
tangan sampai melakukan hubungan seks sebaliknya remaja yang belum 
punya pacar mengaku mendapat pengawasan ketat dari orang tuanya. 
Bukan hanya itu di lokasi penelitian penulis menemukan perilaku seksual 
lainya yaitu pasangan remaja yang tinggal bersama tapi belum nikah.Namun dengan adanya peraturan baru dari lembaga adat mengenai 
sangksi bagi pasangan yang hamil duluan sebelum nikah adat, maka 
banyak pasangan yang mulai mendaftar untuk menikah adat. Dengan 
demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya perhatian dan 
kesadaran orang tua terkait dengan edukasi atau pemahaman seks 
pranikah pada remaja dapat semakin memperkuat munculnya perilaku 
penyimpangan pada remaja termasuk praktik seks pranikah di desa 
Wailolong Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores Timur. Hal itu 
dikarenakan, banyaknya remaja yang belum atau bahkan tidak dibekali 
dengan pemahaman seks dari orang tua serta penjelasan mengenai seks 
masih dianggap tabu oleh sebagian orang tua kemudian membuat anak 
remaja mencarinya dari berbagai sumber lain, baik dari internet, teman-
teman, dan lingkungan sekitar.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803030150]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221228]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Hur M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14781" url="" path="/69201-S1-1803030150-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN PERILAKU SEKS  PRANIKAH PADA REMAJA (Studi Kasus Remaja Di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri,  Kabupaten Flores Timur)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11398]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-23 14:50:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-23 22:13:13]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>