<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11587">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tata Cara Adat Perkawinan Matrilineal:]]></title>
<subTitle><![CDATA[Bentuk, Simbol dan Makna Belis Pada Masyarakat Suku Marae Di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yulia De Jesus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>DORKAS Y A KALE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 75 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tata cara adat perkawinan matrilineal pada suku marae di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu, Bagaimana bentuk, simbol dan makna belis dalam adat perkawinan suku marae di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu dan Apa saja keunikan dari tata cara perkawinan dalam tradisi belis pada masyarakat suku marae di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tata cara adat perkawinan matrilineal pada suku marae di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu, Untuk mendeskripsikan bentuk, simbol dan makna belis dalam adat perkawinan suku marae di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu dan Untuk mendeskripsikan keunikan dari tata cara perkawinan dalam tradisi belis pada masyarakat suku marae di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan data-data yang diperoleh berupa data primer maupun data sekunder dilapangan, peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Tata cara adat perkawinan matrilineal merupakan salah satu tradisi masyarakat Suku Marae yang masih dipertahankankan sampai sekarang. Tata cara adat perkawinan matrilineal pada Suku Marae terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap perkenalan, tahap peminangan dan tahap perkawinan. bentuk, simbol dan makna belis dalam adat perkawinan matrilineal suku marae yaitu uang sebagai bentuk pembalasan air susu ibu dan sebagai tanda terima kasih oleh keluarga laki-laki terhadap keluarga perempuan. Sirih pinang sebagai bentuk ikatan kekeluargaan dari kedua bela pihak dan sebagai simbol pemersatu keluarga. Sopi sebagai bentuk ikatan kekeluargaan dari kedua bela pihak dan sebagai bentuk penghargaan terhadap keluarga perempuan. Sapi dan kambing Sebagai simbol kesakralan hubungan laki-laki dan perempuan, keunikan dari tata cara adat perkawinan dalam tradisi belis pada masyarakat suku marae yaitu masyarakat suku marae memiliki tradisi belis yang sama dengan suku-suku lain yang menganut sistem perkawinan patrilineal, namun belis yang diberikan ini bukanlah belis putus, karena masyarakat Suku Marae masih mempertahankan perkawinan matrilineal hingga saat ini dan besarnya belis ditentukan oleh pihak keluarga perempuan dengan melihat tingkat pendidikan dari mempelai wanita. 
Kata Kunci : Tata Cara Adat Perkawinan Matrilineal: Bentuk, Simbol dan Makna Belis</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1901070042]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221230]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05  Jes T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15039" url="" path="/Yulia_De_Jesus_1901070042_yuliadejesus99@gmail.com_Skripsi[1].pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tata Cara Adat Perkawinan Matrilineal: Bentuk, Simbol Dan Makna Belis Pada Masyarakat Suku Marae Di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="15048" url="" path="/Yulia_De_Jesus_1901070042_yuliadejesus99@gmail.com_Skripsi[1].pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tata Cara Adat Perkawinan Matrilineal: Bentuk, Simbol Dan Makna Belis Pada Masyarakat Suku Marae Di Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11587]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-25 11:46:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-01 14:18:28]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>