<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11658">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Rekayasa Teknologi Pemupukan  Menggunakan Kotoran Ayam, Kotoran Babi Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan  Plankton Sebagai Makanan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Di Dalam Tambak]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANANIAS MANOH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yulianus Linggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ridwan Tobuku</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yulianus Linggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 25 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Ikan Bandeng Chanos chanos sebagai komoditas perikanan penting bermanfaat sebagai sumber pendapatan dan pemenuhan nutrisi. Ikan bandeng selain mengandung gizi yang cukup tinggi, juga memiliki nilai ekonomis dalam hal bisnis dan kuliner. Ikan ini memeiliki kemampuan untuk hidup mulai dari perairan tawar hingga asin karena bersifat euryhaline. Ikan ini hampir sama dengan cara pemeliharaan ikan pada umumnya dalam segi makanan dan juga tempat pembudidaya. Kolam atau tambak memiliki daya dukung atau carrying capacity yang terbatas sehingga hanya mampu digunakan sebagai media pemeliharaan ikan dengan populasi kecil. Agar produktifitas kolam atau tambak dapat ditingkatkan sehingga padat tebar ikan bisa maksimal maka diperlukan upaya penambahan nutrien yang cukup sebagai pendukung pertumbuhan plankton sebagai produktifitas primer. Langkah yang bisa ditempuh ialah dengan perlakuan pemupukan. Rancaangan penelitian menggunakan rancangan sederhana yang di aplikasikan uji coba pemupukan secara berseri atau rekayasa pemupukan berseri yakni pupuk kandang (kotoran ayam dan kotoran babi) yang di susul dengan pupuk NPK masing-masing dengan rentang waktu  tertentu. Perlakuan yang dicoba adalah pupuk NPK (1 kg), kotoran ayam (20 kg) dan kotoran babi (20 kg) dalam petak 0,3 Ha, dengan penelitian ini adalah satu faktor tunggal dan tanpa ulangan. pemberian pemupukan kotoran ayam, kotoran babi dan pupuk NPK pertumbuhan fitoplankton yang dibudidayakan ditambak oesapa Sebelum Pemupukan Terdapat kepadatan 1.25 Juta sel/ liter dengan 12 jenis fitoplankton, sesudah Pemupukan Terdapat kepadatan 18.8 Juta sel/L dengan 27 jenis Fitoplankton dan Pada akhir Penelitian ini dengan kepadatan 3.75 Juta sel/liter dan terdapat 18 jenis fitoplankton. Hasil penelitian yang telah diketahui bahwa Penerapan teknologi pemupukan kotoran ayam, dan kototran babi, dan Pupuk NPK, yang dilakukan di tambak Oesapa, dapat meningkatkan kelimpahan plankton dengan kepadatan 18.8 Juta ind/L. Ditemukan 3 kelas fitoplankton, yang terdiri dari Bacillariophyceae, Cholorophyceae, dan Euglenophyceae yang ditemukan menyebar pada tambak.
Kata kunci: Jenis dan Kepadatan Fitoplankton, Pupuk, Tambak Bandeng.</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1813010062]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221220]]></identifier><departementID><![CDATA[Budidaya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 MAN R]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15152" url="" path="/54243-S1-1813010062-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Rekayasa Teknologi Pemupukan  Menggunakan Kotoran Ayam, Kotoran Babi Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan  Plankton Sebagai Makanan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Di Dalam Tambak]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11658]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-26 10:47:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-20 08:38:59]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>