<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11733">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Wilayah Kerja Puskesmas Delha Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ni Made Srikandi Andika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intje Picauly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>utma</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lewi Jutomo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Utma Aspatria</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Intje Picauly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 90 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>KB adalah jumlah kematian pada bayi yang belum mencapai usia 1 tahun yang dinyatakan dalam 1.000 kelahiran hidup dalam waktu satu tahun. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) didefinisikan oleh World Health Organization (WHO) sebagai bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram.  Hasil utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan proporsi berat badan lahir <2.500 gram (BBLR) pada bayi dari seluruh provinsi di Indonesia sebesar 6,2% dan Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi tertinggi keempat di Indonesia sebesar 8. 42%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Delha Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao berdasarkan usia ibu, pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, paritas, jarak kehamilan, status gizi ibu hamil, dan merokok/terpapar asap rokok. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan desain studi kasus kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Delha Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao pada bulan Maret-April 2022. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 42 balita, dengan 21 sampel kasus dan 21 sampel kontrol diambil secara sederhana. pengambilan sampel secara acak. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR adalah jarak kehamilan (p=0,013; OR=5,20; CI 95%: 1,367-19,774), status gizi ibu (p=0,024; OR=4,675; CI: 1,170-18,686), merokok/paparan asap rokok (p=0,024; OR=0,214;CI: 0,054-0,855), dan faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian BBLR adalah usia ibu (p=0,121), pendidikan ibu (p=0,095 ), status pekerjaan Ibu (p=0,078), paritas (p=0,432), dan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR adalah kebiasaan merokok/pajanan asap rokok dengan (p= 7,6 kali). Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa merokok/terpapar asap rokok dapat menimbulkan risiko besar terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) dikarenakan kandungan yang dimiliki dapat menganggu status kehamilan dan kesehatan pada janin. 
Kata kunci: jarak kehamilan, status gizi ibu, merokok/paparan asap rokok, usia ibu, Pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, paritas, status gizi ibu hamil, merokok/terpapar asap rokok.</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1707010010]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221207]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 And D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15183" url="" path="/SKRIPSI_NI MADE SRIKANDI ANDIKA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[DETERMINAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DELHA KECAMATAN ROTE BARAT KABUPATEN ROTE NDAO]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[photo_2023-01-26_12-39-49.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11733]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-26 12:06:15]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-02 08:41:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>