<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11744">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Disharmonisasi Hubungan Kekerabatan Yang Timbul Akibat Pemilihan Kepala Desa Tahun 2021 (Studi Kasus Terhadap Hubungan Kekerabatan Antara Empo Tu’a, Empo Sereha, dan Empo Cucu di Desa Loce Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELISABET VIANI DAIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YEFTHA SABAAT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AKHMAD SYAFRUDDIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudi Rohi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>YEFTHA SABAAT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AKHMAD SYAFRUDDIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana bentuk disharmonisasi hubungan kekerabatan masyarakat yang timbul akibat pemilihan Kepala Desa di Desa Loce Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai Tahun 2021. Studi ini meminjam Teori Pemetaan Konflik analisis Simon Fisher untuk dapat menjelaskan dan mengkaji tahapan-tapan konflik, faktor penyebab dan resolusi atas konflik tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk disharmonisasi hubungan kekerabatan di Desa Loce Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai, berdasarkan tahapan-tahapan yang ada dalam pemilihan Kepala Desa, Pertama, Tahap Pra-Pilkades, yakni: Budaya lejong yang semakin berkurang, munculnya isu klan, dan Saling Caci Maki yang timbul akibat proses kampanye yang meyebabkan terpolarisasinya masyarakat berdasarkan kubu dan klanya masing-masing. Kedua, Tahap Pemilihan/pelaksanaan,yakni: Adanya Kecurangan yang dilakukan panitia Pilkades dan tejadi sengketa atas pengajuan keberatan terhadap hasil pemilihan Kepala Desa Loce karena temuan kecurangan itu. Ketiga,Tahap Pasca-Pilkades, yakni: Pola komunikasi kurang baik di antara masyarakat dan semakin memudarnya Budaya Lonto Leok yang terlihat melalui tidak antusias dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti ritual-ritual adat seperti Hang woja (Penti). Faktor penyebab disharmonisasi hubungan kekerabatan Masyarakat Desa Loce Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai adalah Adanya Kecemburuan Sosial dan Adanya janji-janji Politik yang di berikan oleh para calon Kepala Desa.

Kata kunci: Hubungan Kekerabatan, Pemilihan Kepala Desa, Disharmonisasi.</note>
<classification><![CDATA[672.01]]></classification><ministry><![CDATA[67201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803040032]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221116]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[672.01 DAI D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15202" url="" path="/67201-S1-1803040032-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Disharmonisasi Hubungan Kekerabatan Yang Timbul Akibat Pemilihan Kepala Desa Tahun 2021 (Studi Kasus Terhadap Hubungan Kekerabatan Antara Empo Tu’a, Empo Sereha, dan Empo Cucu di Desa Loce Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-ilmu-politik.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11744]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-26 13:09:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-31 16:01:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>