<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11806">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dinamika Psikologi Mahasiswa Yang Melanggar Protokol Kesehatan Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HALIMANTO SOTER APRILANO PARERA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>INDRA YOHANES KILING</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Shela C. Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Indra Yohanes Kiling</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pius Weraman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Shela C. Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 72 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Mahasiswa harus menjalankan protokol kesehatan agar dapat memutuskan rantaipenyebaraan Corona Virus Disease 2019, seperti rajin mencuci tanganmenggunakan sabun dan membawa hand sanitizer ketika keluar rumah,menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain, meningkatkanimunitas tubuh denganmelakukan perilaku hidup bersih dan sehat sepertimengkonsumsi gizi yang seimbang, aktivitas fisik minimal 30 menit seharidan istirahat yang cukup (tujuh jam), serta menghindari faktor risikopenyakit apabila beraktifitas diluar rumah. Mahasiswa harus mampumenjadi agen perubahan dan mahasiswa harus difokuskan untukmenyelenggarakan penyuluhan kesehatan sebagai upaya pencegahanCOVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan bukan melanggarprotokol kesehatan. Penelitian ini berfokus pada dinamika psikologisyang diperoleh dari ketidakpatuhan mahasiswa pada masa pandemic.World Health Organization (WHO) pertama kali menyatakan COVID-19sebagai pandemi pada tahun 2019, dari awal kemunculannya di akhirtahun 2019 hingga 1 November 2020, penyakit ini telah menginfeksi 46juta orang dan menyebabkan kematian hingga 1,19 juta orang di seluruhdunia (World Health Organization, 2020). Ketika COVID-19 telah menularkepada lebih dari 118.000 orang dan menyebabkan 4.291 jiwa yangmeninggal, (Nicola, M., Alsafi, Z., Sohrabi, C., Kerwan, A., & Al-jabir,2020) berbagai kebijakan dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat dan ditindaklanjuti oleh Kementerian dan Pemerintah Daerah di Indonesia agarkegiatan belajar mengajar dilaksanan dari rumah, bekerja dari ruma(work from home), dan beribadah dari rumah, serta kebijakan lainnya(Ihsanuddin, 2020). Mengantisipasi peningkatan penyebaran dan jumlahinfeksi, mahasiswa dihimbau untuk melakukan pola hidup sehat yangvbaru, sesuai protokol kesehatan semasa pandemi COVID-19. Salah satubentuk protokol kesehatan tersebut adalah melakukan proses belajarmengajar dari rumah, tidak melakukan mobilitas, menjaga kebersihandan tidak melakukan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19.Melakukan segala aktivitas dari rumah, seperti kuliah dari rumah, bekerjadari rumah adalah bentuk dari kenormalan baru (new normal) (Izzaty,2020). New normal adalah perubahan pola hidup dengan tatanan danadaptasi kebiasaan yang baru berupa memakai masker, menjaga jarak,mencuci tanagan, tidak berjabatan tangan, menggunakan hand sanitizedan mengurangi mobilitas agar masyarakat dapat produktif dan terhindardari penularan COVID-19 (Kemenkes, 2020).</note>
<classification><![CDATA[732.01]]></classification><ministry><![CDATA[73201]]></ministry><studentID><![CDATA[1707020036]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221214]]></identifier><departementID><![CDATA[Psikologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[732.01 PAR D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15279" url="" path="/73201-S1-1707020036-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[DINAMIKA PSIKOLOGI MAHASISWA YANG MELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI KOTA KUPANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11806]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-27 09:03:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-04 15:33:06]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>