<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11819">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kepatuhan Masyarakat Dalam Pengurusan Akta  Kelahiran Di Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu (Studi Kasus Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Atambua)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAROLINA TEKE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NURSALAM</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANA RODINA FALLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jeny Jacoba Therik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nursalam</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adriana Rodina Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[X + 90 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Kepatuhan Masyarakat DalamKepengurusan Akta Kelahiran di Kecamatan Atambua Kabupaten Belu (Study Kasus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Atambua). Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui pengembangan fakta-fakta di lapangan. Pengambilan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Informan berjumblah 12 orang. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepatuhan masyarakat Kecamatan Atambua Selatan masih di ranah penerimaan yaitu individu melakukan sesuatu atas permintaan orang lain yang diakui otoritasnya seperti masyarakat pada umumnya melakukan pengurusan akta kelahiran karena sebagai persyaratan untuk masuk sekolah dan kelengkapan administrasi lainnya. Kepatuhan masyarakat belum sampai pada tingkat yang paling tinggi yaitu ketaatan karena kurangnya kedasaran, pengetahuan dari masyarakat, dan minimnya sosialisasi dari Dinas Pencatatan Sipil dan Penduduk mengenai manfaat memiliki akta kelahiran.Implikasi penelitian diharapkan agar Sebaiknya Kecamatan Atambua Selatan danpihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Atambua memberikan pelayanan yang murah, cepat dan ramah dan tidak bertele-tele agar masyarakat tidak malas untuk mengurus akta kelahirannya dan Seharusnya masyarakat menyadari bahwa akta kelahiran itu tidak hanya sebatas persyaratan untuk mendaftar kesekolah. Tapi lebih luas dari pada itu,yaitu sebagai identitas diri yang diakui oleh Negara, kepastian hukum yang melindungi anak-anak Indonesia dari tindakan kriminal seperti kekerasan terhadap anak, yang apabila tidak ada maka keberadaannya tidak dianggap oleh Negara. Dengan pemahaman yang seperti itu, maka masyarakat akan lebih termotivasi untuk mengurus akta kelahirannya</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703010214]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221221]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Tek K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""><![CDATA[]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="15621" url="" path="/63201-S1-1703010214-2023_SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN AKTA  KELAHIRAN DI KECAMATAN ATAMBUA SELATAN KABUPATEN BELU (Studi Kasus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Atambua)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11819]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-27 09:31:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-02 09:40:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>