<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11837">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kajian Etnobotani Tumbuhan Liar Sebagai Bahan Pangan Oleh Masyarakat Desa Bonleu, Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara  Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDRONIKUS NABUNOME</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MAMIE ELSYANA PELLONDO'U</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ASTIN ELISE MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mamie Elsyana Pellondo'U</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Astin Elise Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pamona S. Sinaga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 89 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Studi etnobotani dapat memberi kontribusi yang besar dalam proses pengenalan sumber daya alam hayati yang ada di suatu wilayah melalui kegiatan pengumpulan data dan pengetahuan lokal masyarakat setempat. Desa Bonleu merupakan salah satu desa penyangga kawasan Cagar Alam Gunung Mutis di Pulau Timor, Oleh karena itu Desa Bonleu memiliki keanekaragaman flora yang cukup tinggi dibandingkan dengan desa-desa lain di Kecamatan Tobu. Sampai dengan saat ini masyarakat Desa Bonleu masih memanfaatkan tumbuhan liar sebagai bahan pangan. Penggembalaan Liar, Kebakaran, Bencana alam seperti angin kencang dan tanah longsor merupakan suatu ancaman terhadap keberadaan jenis tumbuhan liar yang berpotensi sebagai bahan pangan.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis, bagian dan cara pengolahan tumbuhan liar yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga April 2022 bertempat di Desa Bonleu, Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan metode wawancara, observasi partisipatif dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini ditentukan menggunakan metode snowball sampling yang berjumlah 10 orang, kemudian hasil penelitian dianalasis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis tumbuhan liar yang dijadikan sebagai pangan berjumlah 29 jenis yang terdiri dari 19 famili, bagian yang paling banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bahan pangan yaitu buah yakni 13 spesies dan yang paling sedikit tunas dan batang yaitu masing-masing 1 spesies, cara pengolahan tumbuhan oleh masyarakat Desa Bonleu secara umum terdapat 2 cara, yaitu dimakan langsung dan diolah terlebih dahulu. Untuk pengolahannya yaitu direbus, dibakar, ditumis.</note>
<classification><![CDATA[542.51]]></classification><ministry><![CDATA[54251]]></ministry><studentID><![CDATA[1704070007]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221228]]></identifier><departementID><![CDATA[Kehutanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.51 Nab A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15321" url="" path="/54251-S1-1704070007-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KAJIAN ETNOBOTANI TUMBUHAN LIAR SEBAGAI BAHAN PANGAN OLEH MASYARAKAT DESA BONLEU, KECAMATAN TOBU, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN, PROVINSI NUSA TENGGARA  TIMUR]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[prodi-kehutanan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11837]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-27 10:19:46]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-02 09:52:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>