<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11896">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) PADA AREA HUTAN KEMASYARAKATAN WOLOBOBO (Studi Kasus Desa Rakateda II Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada,  Flores, Nusa Tenggara Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IRENE ASCICIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NIXON RAMMANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>L. Michael Riwu Kaho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nixon Rammang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mamie Elsyana Pellondo'U</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>L. Michael Riwu Kaho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Keberadaan hutan yang terancam akibat pertumbuhan penduduk yang meningkat, mengakibatkan permasalahan pemanfaatan lahan menjadi lebih kompleks dan sangat kompetitif. Kawasan HKm Wolobobo telah mengalami kerusakan perambahan masih ditemui sampai dengan tahun 2001 dengan total luasan lahan 481 hektar dan kebakaran yang terjadi pada lima tahun terakhir total seluas 117 Ha. Untuk menghindari kerusakan yang semakin meningkat maka perlu ditekankan kepada masyarakat yang memiliki peran penting, salah satu strategi yang digunakan adalah skema Perhutanan Sosial berupa hutan kemasyarakatan (HKm), yang melibatkan langsung masyarakat sebagai bagian dari kesatuan ekosistem hutan dipandang sebagai salah satu stakeholder yang akan menentukan keberhasilan pembangunanekosistem hutan secara lestari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kelembagaan Kelompok Tani Hutan (KTH).Penelitian dilaksanakan di kawasan HKm Wolobobo, Bajawa, Kabupaten Ngada, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Kelembagaan KTH dalam Kawasan Hutan Kemasyarakatan Wolobobo. Penelitian telah dilakukan selama 2 bulan Juli - Agustus 2022. Responden dalam penelitian ini berasal dari 3 KTH dengan total 39 anggota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif, menggunakan analisis Stakeholder dengan kerangka 4R yaitu Right (Hak-hak), Responsibilities (Tanggung jawab), Revenue/returns (Hasil/manfaat), Relationship (Hubungan). Hasil dari penelitian yang didapat melalui metode wawancara dengan bantuan kuisioner diketahui bahwa Kelembagaan Kelompok Tani Hutan belum efektif dikarenakan kurangnya pembinaan dan pendampingan terhadap masyarakat, kurangnya kesadaran tanggung jawab oleh masing-masing peran stakeholder, pendapatan masyarakat yang rendah dan hubungan antar stakeholder yang belum berjalan dengan baik.</note>
<classification><![CDATA[542.51]]></classification><ministry><![CDATA[54251]]></ministry><studentID><![CDATA[1804070002]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230118]]></identifier><departementID><![CDATA[Kehutanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.21 Asc I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15405" url="" path="/54251-S1-1804070002-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) PADA AREA HUTAN KEMASYARAKATAN WOLOBOBO (Studi Kasus Desa Rakateda II Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada,  Flores, Nusa Tenggara Timur)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[prodi-kehutanan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11896]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-27 16:06:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-02 14:17:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>