<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12190">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pandangan Suku Tetun Dan Suku Marae Terhadap Mahar Menurut Adat Perkawinan Suku Bekais (Studi Deskriptif Di Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Elsa Maria Cardoso</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hildigardis M I Nahak</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVIII + 72 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengdeskripsikan pandangan Suku Tetun dan Suku Marae terhadap mahar menurut adat perkawinan Suku Bekais.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Pertukaran karya George C. Homans.Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dimana tujuannya adalah untuk melukiskan realitas sosial kompleks yang ada di masyarakat.Penentuan informan dalam penelitian ini secara purposive sampling yaitu atas dasar penelitian bahwa para informan mengetahui secara baik permasalahan yang diteliti, informan dalam penelitian ini ada 8 orang yang terdiri dari 5 orang masyarakat Suku Tetun dan 3 orang masyarakat Suku Marae. Data yang diperoleh yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pemberian mahar pada masyarakat Suku Bekais dari masyarakat Suku Tetun dan Suku Marae terdapat kesalahpahaman.Masyarakat Suku Tetun menganggap bahwa dengan memberi mahar maka mereka mengangap si ibu dan anak-anak harus sudah masuk pada suku bapak. Sedangkan masyarakat Suku Marae memandang bahwa laki-laki yang menikah dengan perempuan dari Suku Bekais akan menguasai harta dari orang tua si perempuan.Tetapi dalam kenyataanya masyarakat Suku Bekais menganut dua sistem perkawinan yaitu sistem perkawinan patrilineal dan sistem perkawinan matrilineal.Untuk itu masyarakat dari luar suku yang ingin menikah dengan gadis dari Suku Bekais dan mau menganut salah satu dari dua sistem perkawinan tersebut maka harus membayar belis sesuai dengan jumlah mahar serta tahapan-tahapan yang berlaku pada masyarakat Suku Bekais.Tradisi pemberian mahar atau belis pada masyarakat Suku Bekais merupakan suatu tradisi turun temurun yang diwarisi oleh nenek moyang dan merupakan bentuk penghargaan terhadap mempelai wanita.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803030069]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221227]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Car P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15785" url="" path="/69201-S1-1803030069-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pandangan Suku Tetun Dan Suku Marae Terhadap Mahar Menurut Adat Perkawinan Suku Bekais (Studi Deskriptif Di Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12190]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-01-31 16:04:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-06 11:08:47]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>