<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12219">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TANGGUNG JAWAB PENGELOLA DATA TERHADAP KEBOCORAN DATA PRIBADI KONSUMEN PADA ONLINE MARKETPLACE SYSTEM]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Raynold Wilbert Rohi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sukardan Aloysius, S. H. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 82 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Jual-beli secara online kini berkembang dan memunculkan e-commerce yang dapat diartikan sebagai suatu proses berbisnis dengan memakai teknologi elektronik. Data yang didaftarkan akan berkaitan dengan proses pembayaran hingga pengiriman barang yang telah dipesan. Dengan maraknya e-marketplace yang berkembang di Indonesia juga muncul kasus-kasus kebocoran data dari emarketplace tertentu, hal ini tentu meresahkan para pengguna. Perlindungan data pribadi konsumen dalam e-marketplace tentu sejalan dengan tanggung jawab para pengelola data. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah (1)Bagaimanakah perlindungan hukum bagi konsumen online marketplace? dan (2)Bagaimanakah tanggung jawab pengelola data terhadap kebocoran data pribadi konsumen pada online marketplace system? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab pengelola data terhadap kebocoran data pribadi konsumen pada online marketplace system dan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi konsumen online marketplace yang mengalami kebocoran data. 
Spesifikasi dari penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang
dianalisa secara deskriptif evaluatif dan argumentatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perlindungan hukum preventif berupa perusahaan harus mendaftarkan penyelenggara sistem elektronik pada Menteri Komunikasi dan Informatika, kemudian melakukan sertifikasi kelaikan sistem elektronik, sedangkan perlindungan hukum represif menitikberatkan pada pelaku peretasan dan sanksi administratif berupa berupa peringatan lisan, peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, dan/atau pengumuman di situs dalam jaringan(website online). (2) Pertanggungjawaban yang diterapkan dalam kebijakan online marketplace terhadap kasus kebocoran data di Indonesia menganut teori strict liability, hal ini disebabkan oleh terms and condition yang telah disetujui oleh konsumen saat pendaftaran pada e-marketplace. Dimana pihak  e-marketplace bertanggungjawab untuk memberitahukan secara terbuka bahwa telah terjadi kebocoran data pribadi konsumen. Saran peneliti yakni pihak penyelenggara sistem elektronik sebagai pelaku usaha harus meningkatkan serta memperkuat sistem keamanan situs sistem elektroniknya dan melakukan inspeksi keamanan secara berkala dan pemerintah sebaiknya segera membuat regulasi hukum yang dapat melindungi data pribadi masyarakat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010198]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221124]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Roh T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15847" url="" path="/74201-S1-1602010198-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[TANGGUNG JAWAB PENGELOLA DATA TERHADAP KEBOCORAN DATA PRIBADI KONSUMEN PADA ONLINE MARKETPLACE SYSTEM]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12219]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-01 11:20:46]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-06 08:42:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>