<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12236">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERSEPSI MASYARAKAT DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA ALOR TERHADAP UPAYA PELESTARIAN RIMBA MEYHORO]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ABRAHAM L. OULAA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>STEVRIDAN YANTUS NEOLAKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I GEDE WAYAN WISNUWARDANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I GEDE WAYAN WISNUWARDANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>STEVRIDAN YANTUS NEOLAKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 49 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pola pengelolaan Rimba Meyhoro oleh masyarakat Desa Kopidil, bagaimana persepsi masyarakat Desa Kopidil tentang Rimba Meyhoro dan bagaimana upaya pelestarian Rimba Meyhoro oleh masyarakat Desa Kopidil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola pengelolaan Rimba Meyhoro oleh masyarakat Desa Kopidil, bagaimana persepsi masyarakat Desa Kopidil tentang Rimba Meyhoro dan bagaimana upaya pelestarian Rimba Meyhoro oleh masyarakat Desa Kopidil. Penelitian ini berlokasi di Desa Kopidil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penentuan informan dalam penelitian ini adalah dengan cara Snowball Sampling yaitu informan kunci yang merupakan Tokoh masyarakat yang berasal dari 3 Suku yang memiliki pengetahuan tentang kawasan rimba Meyhoro. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder yang diperoleh dari proses wawancara dan hasil observasi bersama dengan masyarakat setempat, baik yang berasal dari 3 Suku, aparat desa dan juga masyarakat setempat yang dilakukan dengan membentuk suatu focus group discussion yang melibatkan masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat setempat yang sudah sepakat tentang kawasan rimba merupakan milik bersama sebagai suatu kearifan lokal dan hutan adat yang adalah peninggalan para leluhur untuk tetap dibiarkan saja seperti itu demi kelestarian kawasan rimba. Masyarakat memiliki cara tersendiri dalam mengelola kawasan rimba dan juga berupaya untuk tetap menjaga kelestarian rimba yaitu dengan tidak menggunakan kawasan rimba untuk kepentingan pribadi, melainkan dibiarkan saja seperti itu demi kelestarian kawasan rimba yang dimana adalah merupakan titipan dari para pendahulu dengan pesan untuk tetap menjaga kelestariannya dengan harapan agar kawasan rimba menjadi kawasan hutan wisata adat.
Kata Kunci: Persepsi, Pengelolaan, Pelestarian</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1601090051]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221230]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 Oul P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15872" url="" path="/87201-S1-1601090051-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERSEPSI MASYARAKAT DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA ALOR TERHADAP UPAYA PELESTARIAN RIMBA MEYHORO]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER-1601090051-SKRIPSI.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12236]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-01 14:20:44]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-22 09:21:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>