<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12427">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peran Pemerintah Kabupaten Kupang Dalam Menyelesaikan Permasalahan Tapal Batas Antara Desa Pukdale Dengan Desa Fatuteta]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARMY HENUKH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PRIMUS LAKE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LAURENSIUS P SAYRANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Primus Lake</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurensius P Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 93 Hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran dari Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Desa Pukdale dengan Desa Fatuteta. Permasalahan yang terjadi antara kedua desa dilatarbelakangi oleh adanya penetapan batas yang dilakukan yaitu Penetapan Batas Nomor 5 Tahun 1991. Pada permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang sebagai pemegang peranan dalam menyelesaikan permasalahan belum maksimal dalam upayanya dilihat dari permasalahan yang belum diselesaikan sampai saat ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian yang peneliti teliti adalah Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur dan Desa Fatuteta Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Informan penelitian ini berjumlah 14 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang peneliti temukan kemudian dianalisis lalu ditarik kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan berdasarkan fokus penelitian yaitu, (1) Penyebab permasalahan tapal batas antara Desa Pukdale dengan Desa Fatuteta karena adanya perbedaan pandangan masyarakat dan perbedaan kepentingan dalam hal mereka memandang Penetapan Batas Nomor 5 Tahun 1991. (2) Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Desa Pukdale dengan Desa Fatuteta, dalam upaya menyelesaikan permasalahan yaitu dengan cara mediasi namun cara ini masih belum dapat menyelesaikan persolan yang terjadi dilhat dari masalah yang masih ada sampai saat ini. Karena belum dapat menyelesaikan permasalahan maka muncullah pemikiran dimasyarakat untuk mengambil jalur pengadilan tetapi Pemerintah Kabupaten Kupang tidak merekomedasikan jalur tersebut karena lebih kepada penyelesaian secara kekeluargaan. (3) Faktor yang menjadi penghambat dalam permasalahan ini yaitu dari masyarakat, komunikasi antar pemerintah, dan faktor lain yaitu tidak digunakannya referensi-referensi yang ada untuk menyelesaikan persoalan permasalahan kedua desa.
Kata kunci: Peran Pemerintah, Permasalahan Tapal Batas, Batas Wilayah Desa.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803010103]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230216]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 HEN P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16161" url="" path="/63201-S1-1803010103-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Peran Pemerintah Kabupaten Kupang Dalam Menyelesaikan Permasalahan Tapal Batas Antara Desa Pukdale Dengan Desa Fatuteta]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12427]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-04-11 15:31:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-04-13 14:50:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>