<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12625">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Kriminologi Terhadap Pelaku Penangkapan Ikan Tanpa Surat Izin  Penangkapan Ikan (Sipi) Di Kabupaten Flores Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dominikus Febiyanto Lelangwayan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JIMMY PELLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BHISA VITUS WILHELMUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jimmy Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bhisa V. Wihelmus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 85 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kabupaten Flores Timur memiliki sumber daya ikan yang melimpah namun sumber daya ikan tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal dan bertanggungjawab oleh nelayan yang terbukti melakukan tindak pidana penangkapan ikan tanpa surat izin (SIPI). Masalah pokok dalam penelitian ini ialah: (1) Apakah faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana penangkapan ikan tanpa surat izin penangkapan (SIPI) di Kabupaten Flores Timur? Dan (2) agaimanakah upaya penanggulangan tindak pidana penangkapan ikan tanpa surat izin penangkapan ikan di Kabupaten Flores Timur? 
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris (sosiologis) dengan menggunakan teknik wawancara terhadap 18 responden yang terdiri dari 15 nelayan dan 3 pejabat DKP dan aparat kepolisian dan studi dokumen literatur. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Flores Timur. Pengolahan data dilakukan dengan beberapa proses yaitu data dibuat dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. 
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana penangkapan ikan tanpa surat izin penangkapan ikan di Kabupaten Flores Timur yaitu: faktor hubungan kewajiban hukum dengan keuntungan menangkap ikan tanpa SIPI, faktor lemahnya pengawasan karena kurangnya jumlah sarana dan prasarana pengawasan berupa kapal patroli dan bahan bakar untuk melakukan patroli serta SDM pengawas polisi air yang bertugas melakukan pengawasan. (2) Upaya penanggulangan tindak pidana penangkapan ikan tanpa surat izin penangkapan ikan di Kabupaten Flores Timur meliputi tindakan preemtif berupa pemberian sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada masyarakat khusunya nelayan. Tindakan preventif berupa pemberian bantuan berupa kapal ikan dan  alat tangkap yang ramah lingkungan, memberikan pendidikan dan pelatihan kepada nelayan, masyarakat melakukan pengawasan dengan membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Tindakan represif berupa melakukan penangkapan, penahanan, pemeriksaan pelaku untuk mengetahui sanksi yang pantas diberikan kepada pelaku sehingga dapat memberikan efek jera.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010271]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230215]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Lel T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16428" url="" path="/74201-S1-1902010271-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Kriminologi Terhadap Pelaku Penangkapan Ikan Tanpa Surat Izin  Penangkapan Ikan (Sipi) Di Kabupaten Flores Timur]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12625]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-04-26 17:26:32]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-04-27 08:28:13]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>