<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12708">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Model Spasial Di Kabupaten Sikka Tahun 2019-2021]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANASTASIA SOFIA L KERAF</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HONEY IVON NDOEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PIUS WERAMAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Honey Ivon Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yendris Krisno Syamruth</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pius Weraman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue. Penyakit ini telah menjadi endemis di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sikka. Pada tahun 2019 kasus DBD berjumlah 620 kasus, di tahun 2020 meningkat menjadi 1.816 kasus dan di tahun 2021 kasus DBD menurun menjadi 183 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kejadian DBD yang dikaji dalam model analisis spasial. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain studi ekologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kepadatan penduduk di tahun  2021 terhadap kejadian DBD, sedangkan kepadatan penduduk di tahun 2020 dan 2019 tidak terdapat pengaruh. Terdapat 6 kecamatan yang menjadi area hotspot(High-High) dalam pengaruh kepadatan penduduk dengan DBD yaitu Kecamatan Nelle, Kewapante, Kangae, Alok,Alok Timur dan Lela, sedangkan area coldspot (Low-High) yaitu Kecamatan Alok Timur dan Koting. Ketinggian wilayah tidak terdapat pengaruh dengan kejadian DBD tahun 2019-2021. Terdapat 2 kecamatan yang hotspot yaitu Kecamatan Nelle dan Koting, sedangkan area coldspot terdapat pada Kecamatan Kewapnate, Alok Timur, Kangae dan Lela. Tidak terdapat pengaruh suhu, kelembaban dan curah hujan di tahun 2019, sedangkan di tahun 2020 kelembaban berpengaruh positif dan curah hujan berpengaruh negative terhadap kejadian DBD dan di tahun 2021 ada pengaruh positifkelembaban udara terhadap kejadian DBD di Kabupaten Sikka. Saran program penanggulangan DBD perlu lebih diprioritaskan pada area hotspot dan coldspot. Perlu adanya siaga DBD daerah tetangga KLB DBD.

Daftar Pustaka : 61 (1990-2022)
Kata Kunci	: Aedes agypti, Moran’s I, LISA, Autokorelasi spasial, Regresi spasial</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1807010449]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230324]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 KER F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16535" url="" path="/13201-S1-1807010449-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Model Spasial Di Kabupaten Sikka Tahun 2019-2021]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-prodi-ikm.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12708]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-02 10:05:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-10 13:22:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>