<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12776">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Mekanisme Penerapan Nerang Rebu Gahu Dalam Kasus Pemerkosaan Terhadap Istri Orang Lain Di Desa Baomekot, Kecamatan                          Hewokloang, Kabupaten Sikka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IGNATIA BERTHA LORESSA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nikolas Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 90 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Di Indonesia kasus pemerkosaan terhadap istri orang lain masih sering terjadi dalam relasi sosial dan budaya masyarakat tertentu dimana seorang perempuan secara paksa disetubuhi oleh seorang laki-laki yang sudah kawin, padahal diketahui bahwa tindakan tersebut merupakan suatu tindakan tercela yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Melalui data yang diperoleh di lapangan bahwa pemerkosaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Hewokloang khususnya Desa Baomekot Kabupaten Sikka diselesaikan menggunakan hukum adat setempat melalui Ritual yang bernama Nerang Rebu Gahu (memegang besi panas) yang dilakukan melalui sumpah adat Adapun tujuan dari penelitian ini diantaranya adalah untuk mengetahui dan menganalisis mekanisme penerapan sanksi adat Nerang Rebu Gahu Di Desa Baomekot Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka dan Untuk mengetahui serta menganalisis dampak penjatuhan sanksi adat Nerang Rebu Gahu yang diselenggarakan menggunakan hukum adat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis- empiris, yakni penelitian yang datanya langsung diperoleh dari lokasi penelitian terhadap responden (narasumber). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Sumpah adat Nerang Rebu Gahu ini sudah ada sejak zaman dahulu kala dan merupakan warisan dari nenek moyang di Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka. Mekanisme Nerang Rebu Gahu digunakkan sebagai suatu pembuktian untuk memastikan eksistensi benar dan salahnya seseorang sehingga dapat dijadikan acuan atau tolak ukur dalam suatu penyelesaian masalah bagi kasus hukum tertentu. Mekanisme ini dilakukan dengan Ritual Adat yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Puter Mudeng Doto Molo. Mekanisme tersebut diawali dengan kedua bela pihak menyetujui adanya surat pernyataan kemudian diadakan mekansime Nerang Rebu Gahu dan pihak pelaku atas nama Mikael Arianto dinyatakan bersalah secara hukum adat serta wajib membayar denda tuntutan adat. Dampak Positif bagi masyarakat dengan adanya Mekansime Penerapan Nerang Rebu Gahu Dalam Kasus Pemerkosaan Terhadap Istri Orang yang terjadi di Desa Baomekot Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka adalah sebagai berikut: Pemulihan hubungan yang sudah terganggu baik antara manusia dengan manusia maupun manusia dengan Tuhan, Untuk mendamaikan keluarga yang berselisih agar kembali harmonis serta agar dapat memberikan efek jera terhadap pelaku tindak pidana yang dapat merugikan inidividu atau kelompok masyarakat.
Kata Kunci: Mekansime penerapan Nerang Rebu Gahu</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010092]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230202]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 LOR M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16608" url="" path="/74201-S1-1902010092-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Mekanisme Penerapan Nerang Rebu Gahu Dalam Kasus Pemerkosaan Terhadap Istri Orang Lain Di Desa Baomekot, Kecamatan                          Hewokloang, Kabupaten Sikka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12776]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-02 19:27:35]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-03 13:00:15]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>