<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12856">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ANTAR  WARGA KELURAHAN NAIONI OLEH PEMERINTAH KELURAHAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Insat Imelda Nifu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 75 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ekanan pertumbuhan penduduk dan berbagai aktivitas manusia atas tanah dengan sendirinya membuat tanah sebagai pusat persoalan. Hal ini membutuhkan proses penyelesaian yang cepat, biaya ringan, serta mampu menjaga keharmonisan di dalam kehidupan masyarakat. Dari latar belakang masalah tersebut penulis melakukan penelitian tentang upaya pemerintah kelurahan dalam menyelesaikan sengketa tanah antar warga. Dengan rumusan masalah: (1) Apakah faktor-faktor penyebab terjadinya sengketa tanah antar warga di Kelurahan Naioni. (2) Bagaimanakah upaya pemerintah Kelurahan Naioni dalam menyelesaikan sengketa tanah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahi faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya sengketa tanah antar warga di Kelurahan Naioni (2) Upaya yang dilakukan pemerintah Kelurahan Naioni dalam menyelesaikan sengketa tanah antar warga di Kelurahan Naioni. 
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yakni pendekatan yng didasarkan pada jenis data serta analisis data. Data yang digunakan meliputi data primer, sekunder, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi non-partispan. Juga, menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dimana data disajikan  dengan menggambarkan hasil peneltian tentang upaya penyelesaian sengketa tanah antar warga oleh pemerintah kelurahan. 
Hasil penelitian menunjukan: (1) Faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah antar warga di Kelurahan Naioni, karena ketidakjelasan status kepemilikan tanah, pengaruh penyelesaian adat (belis), meingkatnya kebutuhan hidup dan mahalnya harga tanah serta konflik antara penjual dan pembeli tanah. (2) Upaya pemerintah Kelurahan dalam menyelesaikan sengketa tanah antar warga di Kelurahan Naioni, penyelesaian dengan cara mediasi yakni lurah sebagai penengah dalam menyelesaiakan sengketa antar dua pihak dan penyelesaian secara kekeluargaan yakni penyelesaian yang dilakukan dengan jalur damai melibatkan unsur kekeluargaan dari pihak-pihak yang berperkara. Adapun saran yaitu: (1) Pemerintah kelurahan harus memberikan arahan kepada masyarakat untuk memperjelas sertifikat atas tanah. (2) Pemerintah Kelurahan harus membuat surat pernyataan apabila penyelesaian sengketa tanah dilakukan secara kekeluargaan. Selanjutnya dari menyarankan: (1) Masyarakat harus membayar pajak. (2) Tanah harus di buat sertifikatkan.
Kata kunci: Faktor Penyebab, Upaya Penyelesaian Sengketa Tanah</note>
<classification><![CDATA[74201]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010238]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230210]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[74201 NIF P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16704" url="" path="/74201-S1-1902010238-2023-SKRIPSI[1].pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ANTAR WARGA KELURAHAN NAIONI OLEH PEMERINTAH KELURAHAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-huk-perdata%5B1%5D.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12856]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-03 13:52:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-11 10:41:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>