<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="12964">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IMPLEMENTASI  PERANAN KEPOLISIAN DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA SERTA HAMBATAN-HAMBATAN YANG DIALAMI OLEH KEPOLISIAN RESOR TIMOR TENGAH SELATAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hefer Yarmud Pandie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS A KIAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Debby F.Ng.Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Debby F.Ng.Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 61 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari normanorma hukum pidana yang dilakukan oleh Remaja. Perilaku tersebut akan merugikan diri sendiri dan orang-orang sekitarnya. Krisis identitas, kontrol diri yang lemah, keadaan keluarga yang kurang baik, pengaruh negatif teman, dan pengaruh lingkungan yang kurang baik menjadi faktor kriminogen dari kenakalan remaja. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah implementasi peranan kepolisian dalam mengatasi kenakalan remaja di Kabupaten Timor Tengah Selatan? (2) Apakah hambatan-hambatan yang dialami oleh kepolisian dalam mengatasi kenakalan remaja di Kabupaten Timor Tengah Selatan? 
Penelitian ini termasuk dalam tipe penelitian empiris yang berlokasi di wilayah hukum Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan, Tujuan dari wawancara ini untuk mendapatkan informasi dengan tujuan mendapatkan data yang dapat menjelaskan permasalahan penelitian. Teknik pengumpulan datayaitu wawancara dan kuisioner. Teknik analisis data yaitu data yang diolah kemudian dianalisasis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) implementasi peranan kepolisian dalam mengatasi kenakalan remaja di Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu: melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah dalam wilayah Hukum Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan dan melakukan patroli dan pengawasan secara rutin. (2) Hambatan-hambatan yang dialami oleh Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan yaitu: kurangnya sarana yang memadai bagi polisi dalam melaksanakan tugas, kurangnya informasi yang diterima dari masyarakat, kurangnnya masyarakat terhadap hukum, kurangnya kepercayaan masyarkat terhadap polisi, masih kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak, tidak adanya perlakukan jam malam, kebocoran informasi penangkapan. (3)  Saran yaitu: Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan harus lebih fokus memberikan pengawasan kepada para remaja yang sering melakukan kasus kenakalan remaja di lingkungan sekolah maupun masyarakat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010072]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230221]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Pan I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16828" url="" path="/74201-S1- 1802010072-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[IMPLEMENTASI  PERANAN KEPOLISIAN DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA SERTA HAMBATAN-HAMBATAN YANG DIALAMI OLEH KEPOLISIAN RESOR TIMOR TENGAH SELATAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[12964]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-04 21:46:31]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-09 09:24:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>