<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1325">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Study Parametrik Balok Tinggi Beton  Bertulang Dengan Bukaan (Web Openings)  Menggunakan  Metode Strut And Tie]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fransiskus Lidyo Kapitan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>REMIGILDUS CORNELIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUDIYO UTOMO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Remigildus Cornelis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sudiyo Utomo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Partogi H Simatupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XXII+121]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Menurut American Concrete Institute (ACI 318-02), balok tinggi adalah balok 
dengan bentangan bersih (Ln) tidak lebih dari empat kali tinggi balok (h) untuk 
pembebanan merata atau dua kali tinggi efektif balok (2d) dari permukaan perletakan 
untuk balok dengan pembebanan terpusat. Tujuan penelitian ini adalah untuk 
mengetahui pengaruh bukaan (web opening) terhadap perilaku struktur, konfigurasi 
penulangan, dan perilaku mekanik pada balok tinggi menggunakan Metode Strutand-Tie. Model balok tinggi yang digunakan berperletakan sederhana dengan panjang 
6 m dan tinggi 2 m. Variasi pemodelan diterapkan pada posisi bukaan yaitu pada 
daerah geser dan daerah lentur. Hasil dari penelitiaan ini adalah untuk model BTBBBK1 (Balok Tinggi Beton Bertulang Bukaan 1) terjadi penurunan perilaku struktur 
pada daerah geser dan lentur sebesar 0,19 % sedangkan untuk model BTBB-BK2 dan 
BTBB-BK3 (Balok Tinggi Beton Bertulang Bukaan 2 dan Bukaan 3) terjadi 
peningkatan perilaku struktur sebesar 73,80 % pada daerah geser dan 3,20 % pada 
daerah lentur. Untuk setiap model balok tinggi diperlukan tulangan tarik dan tulangan 
minimum namun untuk model BTBB-BK2 dan BTBB-BK3 diperlukan tambahan 
tulangan vertikal dan horizontal pada setiap sisi bukaan. Untuk model BTBB-BK1 
terjadi peningkatan nilai daktalitas sebesar 14,22 % dan nilai beban runtuh sebesar 
0,24 % sedangkan untuk model BTBB-BK2 dan BTBB-BK3 terjadi penurunan nilai 
daktalitas sebesar 49,51% dan peningkatan nilai beban rutuh sebesar 2,93 %. Pada 
model BTBB-BK1 dengan ukuran bukaan 1400 mm x 350 mm terjadi penurunan 
nilai daktalitas sebesar 0,34 % dan nilai beban runtuh sebesar 1,63 % sedangkan 
untuk ukuran bukaan 700 x 700 terjadi penurunan nilai daktalitas sebesar 4,45 % dan 
peningkatan beban runtuh 0,16 %. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bukaan pada 
daerah geser menyebabkan peningkatan perilaku struktur yang cukup besar sehingga 
diperlukan tulangan tambahan pada setiap sisi bukaan. Pada balok tinggi beton 
bertulang yang didesain untuk menahan beban yang sama, bukaan pada daerah geser 
menyebabkan struktur balok tinggi beton bertulang semakin getas sedangkan bukaan 
pada daerah lentur menyebabkan struktur balok tinggi beton bertulang semakin 
daktail. Untuk balok tinggi beton bertulang dengan bukaan pada daerah lentur, tinggi 
bukaan merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap penurunan sifat 
daktail dan nilai beban runtuh.
Kata Kunci: Balok Tinggi, Web Openings, Metode Strut and Tie
1)Mahasiswa 
2)Dosen Pembimbing 1 3)Dosen Pembimbing 2</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1606010044]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210325]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 KAP S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1924" url="" path="/22201-S1-1606010044-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Study Parametrik Balok Tinggi Beton  Bertulang Dengan Bukaan (Web Openings)  Menggunakan  Metode Strut And Tie]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[WhatsApp_Image_2021-07-17_at_14.46.56.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1325]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-03 11:11:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-08 07:24:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>