<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13294">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN MASYARAKAT ADAT DALAM  PENGELOLAAN TANAH HUTAN WISATA DI WILAYAH DESA FATUMNASI,  KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>indy dwike wilhelmina faot</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>INDY DWIKE WILHELMINA FAO - P</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 61]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masyarakat Timor Tengah Selatan pada umumnya memiliki adat dalam hal pengaturan tanah atau kawasan hutan. Pada dasarnya, wilayah dari suatu kampung dinamakan tanah adat, yang di dalamnya berkaitan dengan aktivitas di atas tanah adat, maka dapat diklasifikasikan berdasarkan kepemilikan desa pribadi dan kepemilikan keluarga. Masyarakat Desa Fatumnasi belum bisa sepenuhnya melalukan pengelolaan dan pengembangan tanah hutan wisata  dalam hal pembangunan dan penataan hutan wisata dikarenakan status tanah hutan tersebut adalah tanah hutan konsevasi dan cagar alam. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah peran masyarakat adat dalam pengelolaan dan pengembangan tanah hutan wisata di Wilayah Desa Fatumnasi, Kabupaten  Timor Tengah Selatan? (2) Apakah hambatan-hambatan bagi peran masyarakat adat dalam pengelolaan tanah hutan wisata di Wilayah Desa Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan? 
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, dengan teknik pengumpulan yaitu wawancara dan studi kepustakaan. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis kemudian disajikan atau dipaparkan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengelolaan dan pengembangan serta menjaga kelestarian tanah hutan wisata. Di mana peran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dapat dilakukan ketika penetapan zonasi atau blok dalam kawasan tanah hutan wisata. (2) Hambatan-hambatan dalam Pengembangan tanah hutan wisata di Desa Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan  adalah (a)  karena masih kurang optimalnya komponen-komponen pariwisatanya, (b) Sebagaian masyarakat di Desa Fatumnasi memiliki pendidikan rendah, (c) kesadaran masyarakat masih rendah atau kurang menunjang, dan (d) kesiapan masyarakat masih rendah. 

Kata kunci: Peran, Pengelolaan dan Pengembangan, Tanah Hutan Wisata, Hambatan.</note>
<classification><![CDATA[74201]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010313]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230411]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[74201 FAO P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="17251" url="" path="/704201-S1-1902010313-SKRIPSI .pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERAN MASYARAKAT ADAT DALAM  PENGELOLAAN TANAH HUTAN WISATA DI WILAYAH DESA FATUMNASI,  KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[13294]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-09 20:15:58]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-23 13:51:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>