<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13628">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KEDUDUKAN DAN PERAN FUNGSIONARIS ADAT DALAM PEMBANGUNAN DESA ONDOREA, KECAMATAN NANGAPANDA, KABUPATEN ENDE, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SAMSIDA AHMAD</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARYONO YOHANES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Saryono Yohanes, S.H., M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hernimus Ratu Udju, S.H., M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen, S.H.,M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[IX + 59]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Samsida Ahmad. Kedudukan dan Peran Fungsionaris Adatdalam
Pembangunan Desa Ondorea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende,
Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dibimbing oleh: Saryono Yohanes sebagai
Pembimbing I, Hernimus Ratu Udju sebagai Pembimbing ll.
Desa Ondorea merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan
Nangapanda, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mengakui
keberadaan fungsionaris adat sebagai mitra pemerintah desa dalam memelihara dan
memanfaatkan kekayaan desa dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat
desa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:(1) Bagaimanakahkedudukan
dan peranfungsionaris adat dalam pembangunan Desa Ondorea, Kecamatan
Nangapanda, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur? (2) Apakah faktor
yang menghambat peran fungsionaris adat dalam pembangunan di Desa Ondorea,
Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (kualitatif) yang dalam
penelitian disebut penelitian yuridis emprisyaitu penelitian dilakukan dengan cara
terjun langsung kelapangan penelitianuntuk mengumpulkan informasi sebagai
suatu fakta yang dibutuhkan, dengan menggunakan pendekatan wawancara dari
narasumber-narasumber yang dibutuhkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Kedudukan fungsionaris adat Desa
Ondorea sebagai pembantu pemerintah desa, sebagai wadah
permusyawaratanuntuk membantu menyelesaikan persoalan dan sebagai pihak
yang mengambil bagian dalam pembangunan desa, sertaterdapat duafungsionaris
adat di Desa Ondorea didalamnya yakni kepala suku dan mosalaki, dimana kedua
fungsionaris adat ini memiliki peran masing-masing dalam pembangunan desa,
kepala suku menjalankan perannya sebagai pihak yang ikut bagian dalam
musyawarah pembangunan desa dan ikut sertadalam pelaksanaan pembangunan
desa sedangkan mosalaki yang memiliki peran dalam mengurus tanah ulayat,
pemimpin ritual adat dan penyelesaian konflik dalam masyarakat.(2)Faktor
penghambat peran fungsionaris adat saat pembangunan desa adalah kurangnya
komunikasi, kurangnya kesadaran hukum dan kurangnya partisipasifungsionaris
adat.
Disarankan fungsionaris adat lebih berperan serta dan berpartisipasi secara aktif
pada setiap proses pembangunan di Desa Ondorea, karena Keikutsertaan dan
partisipasi fungsionaris adat secara aktif dalam setiap kegiatan pembangunan baik
dalam perencanaan, pelaksanaan dan hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan
Desa guna untuk peningkatan pembangunan di Desa Ondorea.
Kata Kunci: Kedudukan, Peran, Fungsionaris, Adat, Pembangunan, Desa,
 Faktor Penghambat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010448]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230405]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 AHM K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="17704" url="" path="/74201-S1-1902010448-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KEDUDUKAN DAN PERAN FUNGSIONARIS ADAT DALAM PEMBANGUNAN DESA ONDOREA, KECAMATAN NANGAPANDA, KABUPATEN ENDE, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[hukum_perdataa.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[13628]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-15 13:45:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-15 14:00:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>