<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13979">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN MOSALAKI SEBAGAI  LEMBAGA PEMANGKU ADAT DALAM PENYELESAIAN SANGKETA TANAH ULAYAT MASYARAKAT HUKUM ADAT (Studi Sosiologi di Desa Tiwuriwu,  Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Dominatris Meo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JOSEP EMANUEL JELAHUT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMANTA I PERANGINANGIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Blajan Konradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Josep Emanuel Jelahut</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanta I Peranginangin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVi + 90 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peran mosalaki sebagai lembaga pemangku adat dalam penyelesaian sangketa tanah ulayat masyarakat hukum adat di Desa Tiwuriwu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada. Penelitian ini ingin  mengetahui bagaimana peran  mosalaki  sebagai lembaga pemangku adat dalam penyelesaian sangketa tanah ulayat masyarakat hukum adat di Desa Tiwuriwu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Bahwa Ketua adat merupakan individu yang memiliki peranan penting dalam menyelesaikan persoalan disuatu wilayah adat. Yang bertugas sebagai pemimpin upacara adat, sebagai penguasaan hukum adat, dan sebagai pengurus peninggalan sakral nenek moyang. Peranan inilah yang menjadikan lembaga pemangku adat memiliki kekuasaan yang besar baik dalam upacara adat maupun dalam penyelesaian persoalan.  Persoalan yang sering terjadi yaitu sangketa tanah ulayat. Dengan adanya sangketa tanah ulayat tersebut keberadaan lembaga pemangku adat diharapkan mampu berkontribusi dalam penyelesaian persoalan. Dengan menghadirkan pihak yang bersangketa serta memberikan arahan-arahan terkait hukum adat yang berlaku. sehingga mampu memberikan efek jera terhadap pihak yang bersangketa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran mosalaki sebagai lembaga pemangku  adat dalam penyelesaian sangketa tanah ulayat masyarakat hukum adat di Desa Tiwuriwu Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi,wawancara mendalam dan dokumentasi. Yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah 7 orang masyarakat Desa Tiwuriwu dan 1 orang mosalaki. Dengan teknik penarikan sampel adalah purposive sampling atau sampling bertujuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya peran mosalaki sebagai lembaga pemangku adat dalam penyelesaian sangketa tanah ulayat masyarakat hukum adat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah karena adanya  peran mosalaki pada permasalahan sangketa tanah ulayat, permasalahan sangketa tanah ulayat yang terjadi di Desa Tiwuriwu, penyelesaian sangketa tanah oleh mosalaki. Saran dari penelitian ini adalah Lembaga pemangku Adat Mosa sebagai warisan leluhur yang bernilai moral tinggi hendaknya digali, diwariskan, dan dilestarikan oleh seluruh masyarakat jerebuu, Sebagai Lembaga Pemangku Adat Mosa dalam menjalankan perannya dituntun untuk bersikap netral dengan tidak memihak salah satu pihak yang bersangketa khususnya dalam penyelesaian sangketa tanah ulayat, Mosa sebagai Lembaga Pemangku Adat diharapkan dapat benar-benar memahami hukum adat yang berlaku dalam wilayah masyarakat hukum adat agar dalam menangani suatu sangketa dapat menjadi hakim perdamaian yang adil, Agar diupayakan peningkatan bimbingan teknis pelaksanaan pembina standarnisasi hukum adat yang berlaku dan fungsi hukum dan tata cara perdamaian adat di dalam menyelesaikan sangketa tanah ulayat antar warga masyarakat sebagai Lembaga Pemangku Adat yang independen serta membantu Kepala Desa untuk bersama menyelesaikan sangketa warga masyarakat,Lembaga Pemangku Adat Mosa, hendaknya diadopsi sebagai suatu kearifan lokal, yang difungsikan untuk menyelesaikan sangketa adat di tingkat lokal pada masyarakat jerebuu maupun masyarakat Ngada dan Agar segera dibentuk peraturan Daerah tentang perlindungan eksistensi dari tanah Woe di kabupaten Ngada.
Kata Kunci: Peran Mosalaki, Penyelesaian Sengketa, Masyarakat Hukum adat</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1723030018]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230505]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Meo P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18045" url="" path="/69201-S1-1723030018-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERAN MOSALAKI SEBAGAI  LEMBAGA PEMANGKU ADAT DALAM PENYELESAIAN SANGKETA TANAH ULAYAT MASYARAKAT HUKUM ADAT (Studi Sosiologi di Desa Tiwuriwu,  Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[13979]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-19 20:19:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-24 13:19:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>