<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14152">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Makna Pemberian Nama Pada Anak Menurut Tradisi Masyarakat Rote Di Desa Meoain Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maya J. A.Naraama</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thomas Kemil Masi, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>DAUD YEFKANIUS NASSA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XI + 50 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana Tata Cara Pemberian Nama pada anak menurut tradisi Masyarakat Rote di desa meoain kecamatan rote barat daya,kabupaten rote ndao dan bagaimana Bentuk Makna Pemberian Nama pada Anak menurut tradisi masyarakat Rote Di Meoain kecamatan rote barat daya,kabupaten rote ndao. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adalah bagaimana Tata Cara Pemberian Nama pada anak menurut tradisi Masyarakat Rote di desa meoain kecamatan rote barat daya,kabupaten rote ndao dan bagaimana Bentuk Makna Pemberian Nama pada Anak menurut tradisi masyarakat Rote Di Meoain kecamatan rote barat daya,kabupaten rote ndao. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Tata cara pemberian nama pada anak menurut tradisi masyarakat Rote di Desa Meoain Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao Dikatakan bahwa Pemberian nama pada anak yang baru lahir adalah salah satu tradisi yang dilakukan dari zaman dulu sampai sekarang. Cara pemberian nama itu sendiri dilakukan oleh keluarga terdekat dari Bapak/Ibu dari si bayi. Tapi yang sering melakukan hal itu adalah nenek (ibu dari bapak/ibu) si anak. Ketika bayi sudah dipotong ari-arinya lalu dimandikan. Setelah itu nenek dari anak tersebut mengendong untuk memberikan nama nenek moyang kepada si bayi dengan cara menyusui anak itu sambil menyebut nama nenek moyang. Jika anak menete puting susu si nenek dengan sangat lahap, maka si anak cocok dengan nama yang diberikan. Sebaliknya jika anak itu sama sekali tidak menyentuh puting susu si nenek, maka dengan sendirinya nama yang diberikan tidak cocok dan harus diganti sampai mendapatkan nama yang tepat, (2) Bentuk makna pemberian nama pada anak tradisi Masyarakat Rote di Desa Meoain Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao yakni memiliki dua nama yakni nama yang dipermandikan oleh pendeta (nama Serani) dan juga nama pemberian nenek moyang,atau nama yang menunjukan marga dari nenek moyang atau leluhur itu sendiri, hal ini bertujuan agar nama nenek moyang tersebut terus dikenang atau diingat, sekaligus diyakini sebagai pelindung untuk anak tersebut, agar anak tersebut tidak mudah teserang sakit penyakit. Hal ini diyakini atau dipercayai oleh masyarakat Meoain .
Kata Kunci: Makna Nama, Tradisi Pemberian Nama</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1801070018]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230418]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Nar M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18276" url="" path="/87205-S1-1801070018-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Makna Pemberian Nama Pada Anak Menurut Tradisi Masyarakat Rote Di Desa Meoain Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14152]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-23 18:41:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-26 08:10:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>