<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14237">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Shopping Mall Di Kota Soe Dengan Pendekatan Sustainable Architecture]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HENDRO D. KUDJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>APLIMON JEROBISONIF</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aplimon Jerobisonif</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I Gusti Ngurah Wiras Hardy</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>THEODORA  M.C. TUALAKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kota Soe sebagai ibu kota kabupaten, seperti umumnya mengalami perkembangan, baik dari segi kependudukan maupun perekonomian, yang meningkat. Kebutuhan akan sandang, pangan, papan, hingga rekreasi belum tersedia. Kegiatan diatas menghasilkan proses transaksi jual beli yang membutuhkan wadah untuk memenuhi semua kegiatan tersebut sehingga perancangan Shopping Mall dengan pendekatan Sustainable Architecture dapat menjadi solusi dari permasalahan diatas.
Terdapat 2 metode yang digunakan dalam perancangan ini, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan cara menganalisis data-data yang ada, untuk melihat hubungan sebab akibat dalam kaitan dengan penciptaan suasana yang berhubungan dengan desain Shopping Mall Di Kota Soe. Sedangkan metode kuantitatif dilakukan dengan membuat perhitungan- perhitungan tertentu berdasarkan hasil studi yang dibuat, untuk mendapatkan dimensi mengenai suatu objek yang ingin direncanakan.
Dalam perancangan ini, bentukan dasar bangunan mengikuti bentuk tapak sehingga terkesan menyatu dengan lingkungan yang kemudian disesuaikan dengan respon terhadap iklim. Perancangan ini juga menerapkan konsep Sustainable Architecture menurut Paola Sassi (2006). Tujuan yang akan dicapai adalah merancang Shopping Mall yang dapat memudahkan masyarakat dalam berbelanja dan juga dapat digunakan oleh para penyandang cacat.
Penerapan konsep Sustainable Architecture, yakni: aspek energy menerapkan natural ventilation dan (cross ventilation untuk mengalirkan suhu panas dan panel surya sebagai sumber energi listrik alternatif pada bangunan), aspek material re-newable (secondary skin dengan mengunakan material kayu sebagai mengurangi radiasi panas matahari ke bangunan) aspek water menerapkan Rainwater harvesting (system recycle air hujan untuk memanfaatkan kembali air hujan), aspek health & well- being menerapkan maximum natural light (skylight untuk mengurangi pengunaan cahaya buatan dan berdampak positif bagi pengunjung), aspek community menerapkan visual amenity spaces (menciptakan kenyamanan tersebut terwujud dalam bentuk green spaces dalam bangunan).

Kata kunci: Shopping Mall, Kota Soe, Sustainable Architecture.</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1706090031]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230327]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 KUD P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18380" url="" path="/23201-S1-1706090031-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perancangan Shopping Mall Di Kota Soe Dengan Pendekatan Sustainable Architecture]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Arsitektur.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14237]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-24 14:49:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-25 13:12:01]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>