<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14521">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Kriminologis Tindak Pidana Pemerkosaan Oleh Anak:]]></title>
<subTitle><![CDATA[Studi Kasus Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFANTA KURNIAWAN TARIGAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NIKOLAS MANU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ORPA GANEFO MANUAIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nikolas Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Anak sebagai pelaku pemerkosaan merupakan fenomena yang saat ini terjadi di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan data pra penelitian tanggal 12 September 2022 menunjukan dari jumlah 21 anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kupang, 5 diantaranya merupakan pelaku pemerkosaan. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah faktor penyebab anak melakukan tindak pidana pemerkosaan dan upaya pencegahan terhadap anak sebagai pelaku kejahatan pemerkosaan yang dilakukan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang mengkaji suatu peristiwa hukum yang terjadi melalui pendekatan kasus. Pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu wawancara dan studi dokumen. Data-data yang
telah diperoleh kemudian akan disajikan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Faktor-faktor penyebab anak melakukan tindak pidana pemerkosaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kupang yakni; faktor psikologis atau kejiwaan anak, kondisi keluarga kaitannya dengan pengawasan orangtua, pendidikan formal dan informal yang buruk, pergaulan anak, penggunaan teknologi, penggunaan alkohol dan peranan korban itu sendiri. (2) Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pihak Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kupang dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Kupang adalah pemberian pembinaan, pembimbingan dan pengawasan yang berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Oleh karena itu, saran terhadap hasil penelitian ini ialah: (1) Masyarakat dalam hal ini orangtua, keluarga, atau masyarakat sekitar harus meningkatkan peran aktif dalam membina anak dan memantau atau mengawasi perilaku anak. (2) Instansi-instansi atau stakeholder terkait harus giat melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah berkaitan dengan pendidikan seksual, dampak kecanduan video porno, serta bahaya penggunaan teknologi. (3) Lembaga-lembaga terkait yang mempunyai tanggungjawab secara khusus dalam hal penanggulangan kejahatan yang dilakukan oleh anak harus lebih adaptif dan responsif terhadap fenomena yang terjadi.

Kata Kunci: Faktor penyebab, Pemerkosaan, Anak, Upaya penanggulangan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010406]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230515]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 TAR T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18801" url="" path="/74201-S1-1902010406-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Kriminologis Tindak Pidana Pemerkosaan Oleh Anak: Studi Kasus Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14521]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-30 08:50:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-30 09:37:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>