<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14630">
<titleInfo>
<title><![CDATA[DAMPAK AKTIVITAS PENGEPUL  BATU HIJAU TERHADAP EKOSISTEM PANTAI PENGGAJAWA DESA PENGGAJAWA KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN ENDE]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARDIYANTO HUSEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hamza Huri Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunimbar, S.Pd., M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bella T. T. Pamungkas, S.Pd., M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 69 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kerusakan lingkungan di wilayah pantai/pesisir Indonesia sampai saat ini belum bisa ditanggulangi dengan  optimal. Bahkan yang terjadi saat ini, berbagai kerusakan lingkungan di wilayah pesisir semakin meluas seperti  abrasi pantai, kerusakan hutan mangrove dan terumbu karang. Kerusakan lingkungan akan berdampak kepada  aktivitas manusia dan lingkungan, seperti rusaknya biota laut, terancamnya pemukiman nelayan, terancamnya  mata pencaharian nelayan dan sebagainya. Perairan wilayah pantai merupakan salah satu ekosistem yang sangat  produktif di perairan laut dampak aktifitas penambangan batu hijau terhadap ekosisitem pantai cara mengatasi  dampak atifitas penambangan batu hijau pantaiMetode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.  Sumber data utama dalam suatu penelitian kualitatif adalah “kata-kata dan tindakan selebihnya adalah data  tambahan seperti dokumen dan lain- lain”. (Lexy J Moleong, 1990). Ketepatan pemilihan dan penentuan jenis  sumber data akan sangat menentukan kekayaan dan ketepatan data atau informasi yang diperoleh.Hasil  Penelitian, Aktifitas penambangan adalah suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan  bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, baik secara mekanis maupun manual, pada permukaan bumi, di bawah  permukaan bumi dan di bawah permukaan air. dampak yang disebabkan akibat aktifitas penambangan batu hijau  yaitu terjadi penyusutan atau penyempitan lebar pantai. Hantaman obak dan arus laut yang terjadi secara terus  menerus mengakibatkan bebatuan dan tanah terpisah secara perlahan dari daratan ada juga solusi yang di  gunakan dalam penanganan ini yaitu bronjong, penaman pohon dan pembangunan tembok di pesisir pantaiSaran  Hendaknya pemerintah setempat lebih banyak melalukan pembangunan berupa bronjol dan melakukan  penanaman pohon di lokasi penambangan. Pemerintah juga lebih memperhatikan dan memberikan solusi terbaik  berupa arahan dan pemahaman kepada masyarakat akan dampak yang akan terjadi akibat aktifitas penambangan  batu hijau di desa Penggajawa Diharapkan kepada masyarakat agar membantu pemerintah setempat dalam  melakukan pembangunan pencegahan akibat kegiatan penambangan dan memberikan pemahaman kepada  penambang akan dampak yang terjadi dari kegiatan tersebut.
Kata Kunci : kerusakan lingkungan, pengepul batu, ekosistem</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1601100011]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230525]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Geografi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 HUS D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18988" url="" path="/87202-S1-1601100011-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[DAMPAK AKTIVITAS PENGEPUL  BATU HIJAU TERHADAP EKOSISTEM PANTAI PENGGAJAWA DESA PENGGAJAWA KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN ENDE]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Geografi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14630]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-31 20:00:35]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-06-05 14:03:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>