<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14728">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMANFAATAN SITUS SEJARAH CAGAR BUDAYA TUGU JEPANG  SEBAGAI SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH   DI SMA KATOLIK SINT CAROLUS PENFUI KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIANUS OSKAR BUKIFAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSILO SETYO UTOMO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I GEDE WAYAN WISNUWARDANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susilo Setyo Utomo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I GEDE WAYAN WISNUWARDANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 58 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini: a). Untuk mengetahui pemanfaatan situs sejarah cagar budaya tugu Jepang sebagai sumber belajar  b) Untuk mengetahui pemanfaatan situs sejarah cagar budaya tugu Jepang sebagai media pembelajaran c). Untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam pemanfaatan situs sejarah cagar budaya tugu jepang sebagai sumber dan media pembelajaran. Jenis Penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verification (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini dapat diketahui 1) Pemanfaatan Situs sejarah Cagar Budaya Tugu Jepang sebagai sumber belajar, proses pemanfaatan yang dilakukan berkunjung ke situs secara langsung, dapat diketahui dari antusias siswa yang sangat aktif mengikuti pembelajaran, mereka juga banyak aktif bertanya saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa merasa bersemangat saat pembelajaran di luar kelas, hal ini dapat mengurangi kejenuhan siswa karena terlalu sering belajar di dalam kelas. 2) Pemanfaatan Situs sejarah Cagar Budaya Tugu Jepang sebagai media pembelajaran dengan video audiovisual siswa sangat tertarik dengan pembelajaran yang dilakukan karena mereka dapat lebih mengerti dan memahami materi pelajaran dengan cepat dan mudah, dan video pembelajaran juga dapat membantu guru dalam menjelaskan materi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. ketercapain pemanfataan video pembelajaran situs cagar budaya tugu Jepang sudah sangat baik yaitu dengan presentasi ketuntasan sebesar 87,5% yaitu sebanyak 21 dari 24 siswa sudah mampu mengidentifikasi dan menulis apa yang mereka amati serta pahami dari video pembelajaran yang ditayangkan. 3) Kendala yang dihadapi guru sejarah dalam pelaksanaan pemanfaatan situs sejarah Cagar Budaya Tugu Jepang di SMA Katolik Sint Carolus antara lain dikarenakan oleh: waktu belajar, kondisi cuaca, dan kemanan dan keselamatan bagi peserta didik.
Kata Kunci : Tugu Jepang, Sumber Belajar, Media Pembelajaran.</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1901090013]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230608]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 FAN S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER-1901090126-SKRIPSI.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14728]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-11 11:09:44]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-13 14:55:37]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>