<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14741">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Pudarnya Nilai Gotong Royong (Su'u Papa Suru Sa'a Papa Laka) Dalam Kegiatan Pertanian]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Veronika Bhebhe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMANTA I PERANGINANGIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanta I Peranginangin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang, Nusa Tenggara Timur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 70 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam Kegiatan Pertanian di Desa Ubedolumolo, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. gotong royong(Su’u papa suru Sa’a papa Laka) mulai tergeser, yakni orang tidak lagi melihat Su’u papa suru Sa’a papa Laka sebagai tenaga dibalas tenaga melainkan tenaga dibayar upah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dampak dari memudarnya nilai gotong royong (Su’u papa suru Sa’a papa Laka ) dalam kegiatan pertanian di Desa Ubedolumolo, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis  dampak pudarnya nilai gotong royong (su’u papa suru sa’a papa laka) dalam kegiatan pertanian di Desa Ubedolumolo Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Untuk menganalisis masalah ini teori yang digunakan adalah teori Perubahan Sosial dari Laurer. Penelitian ini dilakukan di Desa Ubedolumolo Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Informen dalam penelitian ini ada 8 informen terdiri dari 4 orang masyarakat yang bekerja sebagai petani, kepala Desa dan 1 orang tokoh masyarakat dan  2 orang masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak pudarnya nilai gotong royong ada 2 yaitu  dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari pudarnya nilai gotong royong adalah penggunaan waktu yang lebih efektif, pekerjaan masyarakat yang bervariasi dan  berkembangnya teknologi dalam bidang pertanian. Sedangkan dampak negatifnya adalah adanya sistem pengupahan yang menggantikan gotong royong dan menurunya interaksi sosial antar sesama masyarakat. Kesimpulan dari dampak pudarnya nilai gotong royong (su’u papa suru sa’a papa laka) dalam kegiatan pertanian memiliki arti yang sangat penting. , yakni Su’u berari pikul sedangkan Sa’a bearti panggul, papa suru dan papa laka itu sendiri beraerti saling membantu. Su’u papa suru Sa’a papa Laka mulai bergeser dimana pada masyarakat di Desa Ubedolumolo bekerja sama dalam kegiatan pertanian dilandasi oleh upah (uang) bukan bekerja secara suka rela. Saran dari penelitian ini adalah bahwa bagi masyarakat Desa Ubedolumolo dalam kegiatan pertanian harus kembali membiasakan budaya gotong royong serta menanamkan nilai-nilai gotong royong kepada anak. Bagi generasi muda agar bisa menjadi pelopor nilai gotong royong serta menjadi pribadi sebagai contoh bagi orang lain dalam menerapkan nilai gotong royong tersebut. 

Kata Kunci: Dampak Memudarnya Nilai Gotong Royong, Kegiatan Pertanian</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1723030007]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230613]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Bhe D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14741]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-17 10:17:35]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-30 08:24:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>