<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14885">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pola Kearifan Lokal Berbasis Kultural Sup Afu (Sumpah Makan Tanah) Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Desa Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wilhelmina Betti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Meryana M. Doko</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Leonard Lobo,M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Petrus Ly, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Meryana M. Doko</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 69 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur penyelesaian sengketa tanah menurut pola kearifan lokal berbasis Kultural Sup Afu di Desa Fatukopa, kabupaten Timor Tengah Selatan, Mendeskripsikan kepatuhan para pihak yang bersengketa terhadap hasil penyelesaian dengan tradisi Sup Afu di desa Fatukopa, kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif yaitu memperoleh data-data secara tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku utama yang diamati. Data yang dikumpulkan baik data primer maupun sekunder yang telah diperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat yang jelas sehingga mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Informan dalam penelitian adalah tokoh adat dan masyarakat adat di Desa Fatukopa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penyelesaian sengketa tanah di Desa Fatukopa kebanyakan diselesaikan diluar pengadilan atau diselesaikan dengan hukum adat yang menjadi pola kebiasaan penyelesaian sengketa tanah pada Atoni Pah Meto (Orang Timor) yaitu Sup Afu (Sumpah makan tanah). Sup Afu merupakan sumpah adat yang dapat dilakukan dalam penyelesaian sengketa tanah melalui non litigasi.
Penyelesaian sengketa tanah dengan tradisi Sup Afu ini merupakan akhir dari konteks pembuktian dimana pihak bersengketa yang dikatakan kalah atau tidak berhak atas objek tanah akan mendapatkan dampak berupa penyakit bahkan kematian, hal ini menunjukan kebenaran kepemilikan hak atas objek tanah yang disengketakan. Dalam melakukan npenyelesaian sengketa tanah dengan Sup Afu (sumpah makan tanah) juga dapat dilakukan melalui beberapa prosedur atau tahapan yaitu: Pengaduan, Musyawarah, Penyelesaian sengketa, Penutupan. Setelah melakukan penyelesaian sengketa dengan tradisi Sup Afu melalui beberapa tahapan atau prosedur penyelesaian maka para pihak yang bersengketa akan patut menerima hasil putusan tersebut dan tidak ada komplain dari pihak manapun karena putusan dari penyelesaian sengketa tanah dengan tradisi Sup Afu bersifat final. Bahkan kepatuhan terhadap putusan dengan tradisi Sup Afu ini telah terdoktrin dari generasi yang satu ke generasi berikutnya.
Kata Kunci: Kepatuhan, Pihak yang bersengketa, Penyelesaian Sengketa tanah. Tradisi Sup Afu</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1901070106]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230510]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 BET P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="19281" url="" path="/87205-S1-1901070106-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pola Kearifan Lokal Berbasis Kultural Sup Afu (Sumpah Makan Tanah) Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Desa Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14885]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-21 19:03:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-24 13:22:13]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>