<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15011">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Stunting di Kefamenanu dengan Pendekatan Arsitektur dan Perilaku]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Febriyadi F. Ahoinnai</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rifat Y. Y. Maromon, ST.,M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. I Gusti Ngurah Wiras Hardy, ST.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Linda W. Fanggidae, ST.,MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. I Gusti Ngurah Wiras Hardy, ST.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rifat Y. Y. Maromon, ST.,M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xix – 116 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Febriyadi F. Ahoinnai, Dr. I Gusti Ngurah W. Hardy, ST.,M.Sc*,Rifat Y.Y. Maromon, ST.,M.Si** Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis berdasarkan tinggi
badan dimana tinggi badan penderita kurang dari -2 standar deviasi. Berdasarkan hasil riset kesehatan nasional (2013), Provinsi Nusa Tenggara Timur menempati posisi nomor 1 dengan angka stunting mencapai 28,7% dari total penderita stunting nasional dimana Kabupaten TTU sebagai salah satu daerah dengan jumlah penderita stunting tertinggi dan angka ini terus bertambah tiap tahunnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sarana yang mampu mendukung proses pemulihan penderita stunting serta pemberian informasi mengenai pola hidup sehat dan kesehatan gizi anak di Kabupaten TTU. Hal inilah yang kemudian melatarbelakangi dilakukannya Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Stunting di Kefamenanu dengan Pendekatan Arsitektur dan Perilaku.
Pada Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Stunting akan diterapkan 3 prinsip dari Arsitektur dan Perilaku, yakni: (1) mampu berkomunikasi dengan manusia dan lingkungan, prinsip ini akan mempengaruhi ukuran dan bentuk desain pada perancangan; (2) mewadahi aktivitas penghuni dengan nyaman dan menyenangkan, prinsip ini akan diterapkan pada tampilan ruang dalam dan ruang luar yang berkaitan dengan kenyamanan secara fisik dan psikis; (3) memperhatikan kondisi perilaku dan pengguna, prinsip ini diterapkan pada sirkulasi, pencapaian dan zoning ruang yang sesuai dengan kondisi dan perilaku pengguna.
Hasil dari Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Stunting dengan pendekatan Arsitektur dan Perilaku ini, yakni: (1) Area konsultasi, area terapi, area pendidikan anak usia dini, area pengelola, area service dan area pendukung; (2) struktur bangunan menggunakan system rangka atap baja; (3) bentuk bangunan dan layout ruang diambil dari bentukan persegi sederhana agar mudah dipahami.

Kata Kunci: Anak Stunting, Arsitektur dan Perilaku, Perancangan, Rehabilitasi.</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1606090004]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230327]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 Aho P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsiarsitek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15011]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-26 23:07:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-31 11:06:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>