<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1515">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Sikap Gereja Katolik Dalam Menghadapi Perkawinan Adat Studi Kasus:]]></title>
<subTitle><![CDATA[Pada Umat Katolik Stasi Katarina Kalembu Kutura Desa Marokota Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARTINA MILLA ATE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lasarus Jehamat, S.Sos, MA- Nip. 197805242006041006</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr.Drs Blajan Konradus,MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lasarus Jehamat, S.Sos, MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 72]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan Penelitian ini mengikuti  pokok  masalah  yang  diuraikan  di  atas,  maka  tujuan  yang ingindicapai dalam  penulisan  karya  ilmiah  ini adalah Untuk  mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Sikap Gereja Katolik dalam Menghadapi  Perkawinan   Adat  pada   Umat Stasi   Katarina   Kalembu   Kutura,   Desa  Marokota, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.  Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelayanan gereja katolik terhadap Umatnya dalam menghadapi perkawinan adat pada umat katolik di stasi kalembu kutura menerapkan 3 (tiga) Komponen sikap yaitu komponen sikap kognitif, komponen sikap afektif, dan komponen sikap psikomotorik. Komponen sikap kognitif yang dilakukan gereja katolik dalam menghadapi perkawinan adat pada umat stasi kalembu kutura adalah dengan memberikan pemahaman dalam meningkatkan hidup berkeluarga melalui rekoleksi, katekese keluarga, melakukan kunjungan ke rumah Umat. Serta menaati, menghargai adat dan budaya setempat. Komponen sikap afektif yang dilakukan gereja katolik adalah perkawinan adat juga dianggap penting dan menjadi kekuatan gereja untuk melayani sakramen perkawinan pada pasangan. Komponen sikap psikomotorik yang dilakukan gereja katolik dalam menghadapi perkawinan adat pada umat stasi kalembu kutura adalah dengan cara tetap memberikan pemahaman, pembinaan, dan pendekatan terhadap pasangan yang sudah kawin adat agar bisa menikah gereja. Dalam penelitian ini, peneliti menyarankan kepada pihak gereja, dan pemerintah atau masyarakat yaitu:  1). Untuk gereja, dalam memberikan pembinaan, pendekatan sosial, kepada pasangan yang sudah kawin adat sebagai pintu masuk menuju perkawinan sebagai sakramen agar lebih lanjut melihat persoalan yang dialami oleh pasangan. 2). Untuk pemerintah, dengan adanya penelitian  ini diharapkan adanya kepedulian untuk bekerja sama dengan pihak gereja katolik maupun tokoh adat dalam mengatasi masalah perkawinan. 3). Untuk umat stasi, meskipun sudah melakukan perkawinan adat dalam lingkungan masyarakat, tetapi juga perlu menerima perkawinan sebagai sakramen di dalam gereja katolik sebagai wujud cinta kasih Kristus kepada gereja yang menciptakan segala sesuatu adanya.      

Kata Kunci: Sikap. Gereja Katolik, Perkawinan Adat</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1634030040]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210706]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 ATE S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2484" url="" path="/69201-S1-1634030040-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Sikap Gereja Katolik Dalam Menghadapi Perkawinan Adat Studi Kasus: Pada Umat Katolik Stasi Katarina Kalembu Kutura Desa Marokota Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1515]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-06 18:18:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-10 13:40:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>