<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15279">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMANFAATAN CITRA AQUA MODIS DALAM PEMETAAN WILAYAH TANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jenita Tuwa Loku</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BELLA THEO TOMI PAMUNGKAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>BELLA THEO TOMI PAMUNGKAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 80 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi daerah-daerah yang akan menjadi daerah potensial terdapatnya sebaran ikan yang ada di perairan Oesapa. Parameter yang dijadikan indikator untuk menentukan daerah potensial tangkapan ikan adalah sebaran  klorofil-a dan suhu permukaan laut (SPL). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Serta peneliti menggunakan teknik penginderaan jauh dan system informasi geografi dengan menggabungkan ketiga teknik pengumpulan data yaitu studi literatur, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah download data modis terra, cropping citra, ekstraksi nilai pixel (x,y), analisis countour, dan overlay. Dalam melakukan penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode primer dan sekunder, data  metode primer didapatkan dari observasi lapangan secara langsung untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, sedangkan data metode sekunder lebih banyak memanfaatkan data citra dalam melakukan pengolahan dalam bentuk peta.  Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan data parameter- parameter kesuburan perairan yang menjadi indikator dalam penentuan daerah tangkapan ikan menunjukkan bahwa sebaran nilai suhu permukaan laut dengan nilai terendah sebesar 27,93oC. sedangkan nilai suhu permukaan laut tertinggi adalah sebesar 32,25oC. Sedangkan sebaran nilai klorofil-a dengan kandungan klorofil terendah adalah 0,08mg/m3. nilai kandungan klorofil tertinggi adalah 2,43mg/m3. Hasil overlay data SPL dan klorofil-a pada bulan januari 2023 menghasilkan 6 titik lokasi fishing ground di perairan oesapa dan sekitarnya yang tersebar pada luas wilayah perairan 217,063 km. pada bulan januari menghasilkan titik-titik lokasi penangkapan ikan dengan koordinatnya masing-masing, dimana pada titik fishing ground 1,5, dan 6 memiliki nilai klorofil yang sama yaitu 1,2mg/m3. Pada titik fishing graund 2,3, dan 4 memiliki nilai klorofil-a yang sama pula yaitu 1,7mg/m3. Sedangkan untuk nilai SPL titik fishing ground 1 dan 2 adalah 30oC, pada titik 3,4,dan 6 memiliki nilai SPL 29,5oC, dan titik 5 memiliki nilai SPL 29oC. Citra aqua modis dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pembuatan peta perikanan kota kupang maupun provinsi untuk menentukan daerah tangkapan ikan. Penentuan zona penangkapan ikan dapat dianalisis dengan menggunakan beberapa software, dengan memperhatikan parameter-parameter yang yang menjadi  indikator dalam penentuan daerah tangkapan ikan yaitu sebaran klorofil-a dan sebaran suhu permukaan laut dalam bentuk contour.</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1901100036]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230620]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 Lok P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-geografi.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15279]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-01 12:42:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-01 13:43:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>