<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15427">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor-Faktor Penyebab Pembatalan Perjanjian Renovasi Embung Di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUSANRI  AYUFITRI  LOINATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HUSNI KUSUMA DINATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Husni Kusuma Dinata, S.H., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[x + 77 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembatalan perjanjian renovasi embung dibatalkan langsung oleh pemilik lahan pada saat pengerjaan sedang berlangsung. Dan juga masyarakat yang tidak mendukung adanya renovasi embung, khususnya masyarakat Dusun 4 dan 5. Pembatalan yang terjadi dikarenakan tidak ada pemberitahuan kepada pemilik lahan dan masyarakat bahwa akan diadakan pengerjaan renovasi embung, serta kekeliruan pemerintah mengenai lahan yang telah dijadikan embung. Perjanjian yang telah dibuat oleh pihak pemerintah dan pemilik lahan dilakukan secara lisan. Dalam perjanjian tersebut dikatakan bahwa lahan yang akan dijadikan embung tidakakan menjadi milik pemerintah tetapi, masih menjadi milik dari pemilik lahan. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah faktor-faktor penyebab pembatalan perjanjian renovasi embung di Desa Oemasi,Kecamatan Nekamese,Kabupaten Kupang? (2) Apakah akibat hukum dari pembatalan perjanjian renovasi embung di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang?      Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris yang mana datanya diperoleh secara langsung dari lokasi penelitian.Penelitian ini menggunakan pedoman wawancara terhadap sembilan narasumber. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif.      Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Faktor penyebab pembatalan perjanjian renovasi embung di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. (2) Penyelesaian pembatalan perjanjian renovasi embung diDesa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.     Berdasarkan analisis terhadap data yang diperoleh selama penelitian, maka penulis menyimpulkan antara lain (a). Adanya kekeliruan dari pihak pemerintah mengenai perjanjian yang sudah disepakati kedua belah pihak yaitu, pemilik lahan dan pihak pemerintah. (b). Proses pengerjaan yang dilaksanakan tidak direncanakan terlebih dahulu. (c). Pengerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. (d). Kurangnya kerja sama dan komunikasi antara pemerintah, pemilik lahan dan masyarakat.(e). Kurangnya keterbukaan dari pihak pemerintah. (f). Informasi pengerjaan tidak jelas.
Kata Kunci: Perjanjian, Faktor Penyebab Pembatalan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010580]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230519]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 LOI F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15427]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-02 12:14:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-03 09:34:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>