<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15535">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN PELAYAN PAR DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA 6-12 TAHUN (KELAS TANGGUNG) (STUDI KASUS DI JEMAAT GMIT BET’EL LILI CAMPLONG KABUPATEN KUPANG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VENSILIANI DOKO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aelshtri Ndandara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CHRISISTOMUS S. OILADANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aelshtri Ndandara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv+77 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Skripsi ini berjudul “Peran Pelayan PAR Dalam Pembentukan Karakter Anak usia 6-12 tahun ( Kelas Tanggung)”. Studi Kasus pada Jemaat GMIT Bet’el Lili Camplong Kabupaten Kupang. Orang tua dan Gereja berharap anak-anak dapat bertumbuh dan berkembang serta memiliki iman dan karakter yang baik, namun apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan anak zaman sekarang lebih acuh tak acuh dengan lingkungan, tidak saling menghargai, suka menggunakan kata-kata yang tidak pantas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pengajar PAR dalam Pembentukan Karakter Anak usia 6-12 tahun (Kelas Tanggung) di Gereja GMIT Bet’el Lili Camplong Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Fokus penelitian ini pada anak usia 6-12 tahun (Kelas Tanggung). Pengumpulan data dilakukan dengan cara  wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulannya. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang terdiri dari 1 orang  pendeta, 4 orang pengajar PAR, 2 orang tua dan 2 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajar PAR berperan penting dalam membangun iman dan karakter anak, pengajar PAR menjadi wadah dalam mengajar dan membimbing anak melalui pengenalan tentang kebeneran Firman Tuhan. Dalam hasil penelitian diatas penulis menerangkan beberapa hal sebagai bahan masukan bagi gereja dan pengajar PAR di Jemaat GMIT Bet’el Lili Camplong Kabupaten Kupang sebagai berikut: 1. Kepada pengajar PAR perlu menyadari setiap anak tentunya memiliki karakter dan pemahaman yang berbeda-beda oleh karena itu pengajar PAR dalam membimbing dan mengenalkan anak pada nilai-nilai keagamaan perlu adanya metode pendekatan terhadap anak dengan memberikan pemahaman-pemahaman yang dapat dimengerti oleh anak. 2. Untuk gereja perlu melakukan pembinaan terhadap pengajar PAR sehingga dapat menghasilkan pengajar-pengajar PAR yang kereatif dan berkualitas sehingga anak-anak tidak cepat bosan dalam mengikuti kegiatan sekolah minggu dan dapat mengerti apa yang diajarkan sesuai dengan metode pegajaran yang dilakukan.

Kata Kunci : Pembentukan Karakter, Pelayan  PAR</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803030041]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230609]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Dok P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15535]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-02 21:09:59]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-04 13:48:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>