<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15622">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASPEK HUKUM UPAYA PENCEGAHAN DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DALAM KASUS KREDIT BERMASALAH (STUDI KASUS KOPERASI SIMPAN PINJAM KOPKARDIOS RUTENG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Vinsensius Jefrianus Gerdi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HELSINA FRANSISKA PELLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Siti Ramlah Usman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Helsina Fransiska Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 58]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Suatu kegiatan usaha dan bisnis diperlukan sejumlah dana sebagai modal agar suatu kegiatan usaha atau bisnis tersebut dapat terwujud dan terlaksana. Dalam suatu kegiatan usaha atau bisnis tersebut, bahwa sumber dana suatu usaha terdiri atas modal dan utang. Sumber dana tersebut dapat diperoleh dari lembaga keuangan baik lembaga perbankan, lembaga keuangan bukan bank, lembaga-lembaga pembiayaan dan pasar uang. Jika suatu kegiatan usaha atau bisnis bisa memiliki modal maka seorang pengusaha dapat melakukan pinjaman kredit pada suatu lembaga keuangan yaitu koperasi.Kredit yang diberikan oleh koperasi mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam kehidupan perekonomian suatu Negara karena kredit yang diberikan secara selektif dan terarah oleh koperasi kepada nasabah dapat menunjang terlaksananya pembangunan sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. 
Permasalahan pada penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pandangan dan aspek hukum dalam upaya pencegahan terjadinya kredit bermasalah di Koperasi Kopkardios Ruteng? (2) Bagaimanakah standar operasional prosedur di Koperasi Kopkardios Ruteng jika terjadi kredit bermasalah oleh debitur menurut pandangan hukum?
        Penelitian ini menggunakan penelitian empiris dilakukan untuk mempelajari hukum dan kenyataan yang ada dilapangan berdasarkan fakta yang ada. Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer dan sekunder, bahan hukum primer bersumber dari undang-undang sedangkan bahan hukum sekunder bersumber dari hasil penelitian dan buku-buku Adapun situasi dimana anggota koperasi mengalami kesulitan dan harus segera memerlukan dana untuk kepentingan anggota tersebut akan tetapi anggota tersebut pada saat itu tidak ada barang-barang atau asset lainnya yang dapat dijadikan jaminan atau agunan karena suatu kondisi atau situasi tertentu maka dengan wewenang koperasi dapat memberikan pinjaman kepada anggota tanpa menggunakan jaminan dengan asas kekeluargaan dan asas kebebasan berkontrak menjadi dasar hukum bagi koperasi untuk memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada anggota.
Dalam penyelesaian kredit macet tanpa jaminan di Koperasi Simpan Pinjam Kopkardios Ruteng, ada beberapa saran dari penyusun, antara lain: Itikad baik harus selalu ada pada anggota. Pihak Koperasi Simpan Pinjam Kopkardios Ruteng perlu lebih berhati-hati dalam memberikan kredit kepada anggota dengan cara lebih memperhatikan 5C yaitu character, capacity, capital, condition of economy dan collateral. Khususnya dibidang usaha anggota mesti diawasi terlebih dahulu dan dengan penilaian lapangan koperasi, baru ditentukan berapa perkiraan kredit yang bisa ditanggung anggota tersebut.

Kata Kunci: Upaya Hukum, Upaya Pencegahan dan Standar Operasional Prosedur, 	Kredit Bermasalah</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010220]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230626]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Kue S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15622]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-03 14:34:13]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-04 13:28:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>